Kepemimpinan Lembaga Adat Di Nabire Yang Tak Pro Rakyat Harus Segera Dibubarkan
Lembaga dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah; Badan (organisasi) yang tujuannya melakukan interaksi sosial,berstruktur dalam suatu kerangka nilai yang relevan.
Dalam pemahaman dan penafsiran saya Lembaga Adat adalah : Sebuah penjelmaan dari suku-suku disebuah wilayah, yang secara representasi terbentuk dalam sebuah wadah yang disebut organisasi, guna mewakili suku-suku/atau masyarakat untuk menyampaikan maksud/atau harapan mereka didalam sebuah khalayak publik. Lembaga Adat juga berperan penting dalam mengadvokasi dan menjadi bemper dalam menangani problem suku/atau masyarakat.
Melihat lembaga adat yang menjamur di Nabire dan terkesan tak pro rakyat, dan seakan-seakan lupa tupoksi mereka bahwa mereka hadir karena rakyat/atau suku maka perlu ada penertiban, agar mereka tidak menggunakan kepercayaan tersebut untuk kepentingan mereka dan mengorbankan rakyat Nabire.
Sebenarnya lembaga itu tidak salah, namun yang menjalankan/atau memimpin kelembagaan itu yang menyimpang dari tanggung jawabnya. Jadi saya melihat anak-anak Nabire dan pihak-pihak yang merasa peduli tentang Nabire, perlu duduk dalam sebuah forum atau para-para adat untuk menentukan dan memutuskan lembaga adat mana yang perlu dipertahankan atau mana yang dibubarkan.
Karena saya melihat lembaga-lembaga adat dinabire, kepemimpinannya sudah tidak sesui dengan cita-cita didirikannya lembaga tersebut. Banyak pihak-pihak yang melecehkan lembaga-lembaga adat tersebut. Sampai-sampai lupa akan terbentuknya lembaga tersebut.
Kalau tidak ada suatu komonitas/atau suku pasti tidak ada lembaga tersebut, karena dia representasi dari komunitas/atau suku tersebut. Dan juga banyak lembaga di Nabire yang dalam kesehariannya memasung komonitas/atau suku-suku yang mempunyai hak.
Contoh; Melepaskan/atau menjual tanah,mengatasnamakan komonitas/atau suku,membelah sebuah kesalahan, bahkan melawan masyarakat/atau suku yang lagi berpersoalan dengan satu pihak.
Hal yang terjadi masyarakat/atau suku harus sendiri berperan untuk mempertahankan hak mereka karena, lembaga yang dibentuk sudah pro kepada pihak yang lagi bersengketa dengan Masyarakat/atau suku.
Jadi saya sebagai Anak Asli Nabire, dari Suku Besar Yerisiam Gua, meminta untuk kita anak-anak Nabire dan yang simpati tentang Nabire, duduk dan menentukan lembaga-lembaga yang tak jelas harus dibubarkan, dan mana yang tetap dipertahankan kepemimpinannya.
(Roberthino Hanebora)






Tinggalkan Komentar