INFO PAPUA TENGAH
Home ยป Blog ยป Bagikan Sembako di Kampung Ikebo, Kepala Suku Mee Serukan Perdamaian

Bagikan Sembako di Kampung Ikebo, Kepala Suku Mee Serukan Perdamaian

(Bagikan Sembako di Kampung Ikebo, Kepala Suku Mee Serukan Perdamaian)
(Bagikan Sembako di Kampung Ikebo, Kepala Suku Mee Serukan Perdamaian)

Dogiyai, Kepala Suku Mee Kampung Duntek, Kabupaten Dogiyai, Isak Tebai, mengajak masyarakat Papua, khususnya generasi muda, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menghindari tindakan kriminalitas, serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berpotensi memicu konflik sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Isak Tebai saat melaksanakan kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat dan pemuda di Kampung Ikebo, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Selasa (20/10/2026). Kegiatan sosial itu sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian antarsesama, dan mendukung program Pemerintah Pusat.

Isak menegaskan, terciptanya situasi yang aman dan kondusif membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, menjaga keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat, melainkan juga membutuhkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengimbau warga agar mengedepankan sikap saling menghormati, menjaga hubungan baik antarkelompok masyarakat, serta menghindari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Soroti Pertikaian di Nabire

Dalam kesempatan tersebut, Isak Tebai turut menyampaikan keprihatinannya terhadap pertikaian yang terjadi antara kelompok masyarakat Suku Mee dan Suku Moni di Kabupaten Nabire.

Ia mengingatkan bahwa masyarakat Papua memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga persaudaraan dan tidak membiarkan perbedaan berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Menurutnya, setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat harus disikapi dengan kepala dingin. Komunikasi, musyawarah, dan pendekatan kekeluargaan perlu dikedepankan agar permasalahan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat.

Isak juga mengapresiasi keterlibatan aparat keamanan, tokoh adat, dan para kepala suku dalam membantu meredakan situasi. Ia berharap kerja sama antara unsur keamanan dan para pemimpin masyarakat terus diperkuat untuk mencegah munculnya konflik serupa.

Orang Tua dan Tokoh Adat Diminta Aktif Membina Generasi Muda

Selain menyoroti pentingnya penyelesaian konflik secara damai, Isak menekankan peran strategis orang tua, tokoh adat, dan tokoh pemuda dalam membina generasi muda.

Menurutnya, pembinaan sejak dini diperlukan agar anak-anak muda memiliki tanggung jawab sosial, menghormati nilai-nilai adat, serta tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat mengganggu keamanan lingkungan.

Ia mengajak para orang tua dan pemimpin masyarakat untuk memberikan teladan positif sekaligus mengarahkan generasi muda agar berpartisipasi dalam kegiatan yang bermanfaat bagi kehidupan bersama.

Isak menilai, keterlibatan generasi muda dalam menjaga lingkungan sangat penting, terutama untuk menciptakan suasana aman dan kondusif di Kabupaten Dogiyai, termasuk di wilayah perkotaan Moanemani.

Masyarakat Diminta Perkuat Hubungan Sosial

Isak Tebai juga menyoroti pentingnya membangun hubungan harmonis antara masyarakat pendatang dan masyarakat setempat. Ia mengingatkan bahwa kesalahpahaman, kesenjangan sosial, dan pengaruh pihak tertentu dapat memunculkan rasa saling curiga apabila tidak ditangani secara bijaksana.

Karena itu, masyarakat diharapkan saling menghormati perbedaan, menjaga komunikasi, dan tidak mudah mempercayai informasi yang berpotensi memperkeruh keadaan.

Ia menekankan bahwa persoalan sosial harus diselesaikan melalui dialog yang terbuka dengan tetap menghormati nilai adat dan prinsip hidup berdampingan secara damai.

Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga persatuan masyarakat serta mencegah perbedaan kepentingan berkembang menjadi pertikaian.

Pembagian Sembako Perkuat Kepedulian Sosial

Kegiatan pembagian sembako di Kampung Ikebo tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan perdamaian dan pentingnya menjaga kamtibmas.

Melalui kegiatan tersebut, Isak berharap hubungan antara tokoh adat dan masyarakat semakin erat. Kepedulian sosial juga diharapkan tumbuh seiring meningkatnya kesadaran warga untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Ia berharap masyarakat Kabupaten Dogiyai dapat terus menjaga persatuan, mendukung program pemerintah, dan membangun kehidupan sosial yang aman, damai, serta harmonis.

Ke depan, kerja sama antara masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, pemerintah, dan aparat keamanan diharapkan terus diperkuat. Dengan komunikasi yang baik dan keterlibatan seluruh elemen, potensi konflik sosial dapat diantisipasi sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dalam suasana yang kondusif.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.