Kepala Suku Besar Yerisiam, SP.Hanebora, melaporkan PT.Nabire Baru ke Polres Nabire kamis pagi (15/01) dalam hal pertanggung jawaban pengolahan kayu putih/mix dalam proses land clearing dan penggunaan material pasir oleh PT.Nabire Baru untuk penimbunan jalan perusahan.
Pertemuan rencananya akan diadakan kembali pada hari senin, (19/01. Kepala suku bersama suku yerisiam berkomitmen untuk meberhentikan PT.Nabire Baru, apabila tidak ada pertanggungjawaban yang jelas dan terus terjadi pengabaiaan terhadap suku yerisiam.
Kepala suku besar rencananya akan menurunkan semua masyarakat yerisiam dan warga pemilik ulayat. Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes kepada PT Nabire Baru.
Leave a Reply