INFO NABIRE INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Kemenkes RI Tekankan Pentingnya Perencanaan Tenaga Kesehatan di Papua Tengah

Kemenkes RI Tekankan Pentingnya Perencanaan Tenaga Kesehatan di Papua Tengah

Nabire, 20 Mei 2026 – Kementerian Kesehatan RI menegaskan bahwa perencanaan sumber daya manusia kesehatan (SDMK) menjadi kunci utama dalam pemerataan layanan kesehatan, khususnya di wilayah Papua Tengah.

Hal itu disampaikan perwakilan Kementerian Kesehatan yang diwakili oleh Febry Syahida, S.K.M., M.K.M. ketua tim Direktorat Perencanaan Tenaga Kesehatan, Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan (Ditjen Nakes), dalam kegiatan koordinasi penyiapan data SDMK dan data rencana kebutuhan SDMK tingkat Provinsi Papua Tengah di Nabire, Rabu (20/5/2026).

Dalam sambutannya, ia mengatakan pemenuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus melalui perencanaan yang sistematis dan berbasis kebutuhan lapangan.

“Pengelolaan SDM kesehatan dimulai dari perencanaan, pengadaan, pendayagunaan, peningkatan mutu hingga kesejahteraan SDM kesehatan,” ujar Febry Syahida

Menurutnya, kebutuhan tenaga kesehatan di setiap daerah berbeda sehingga perencanaan harus disusun berdasarkan pendekatan wilayah dan institusi pelayanan kesehatan.

Ia mencontohkan daerah tertinggal, terpencil, dan terluar (3T) seperti Papua Tengah membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan dokter spesialis dan tenaga kesehatan lainnya.

“Tanpa perencanaan yang tepat, pengadaan hanya akan menjadi kegiatan seremonial,” katanya.

Kementerian Kesehatan juga menilai data kebutuhan tenaga kesehatan yang akurat sangat penting dalam mendukung berbagai program afirmasi pemerintah, termasuk beasiswa dan penempatan tenaga kesehatan di daerah.

Selain itu, perencanaan yang baik dinilai mampu meningkatkan efisiensi anggaran dan efektivitas program kesehatan nasional di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

“Tujuan akhirnya adalah memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu dan merata,” ujarnya.

Kementerian Kesehatan berharap forum tersebut dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam penyusunan kebutuhan SDM kesehatan di Papua Tengah.

[Nabire.Net/Musa Boma]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.