Keceriaan Baksos Yayasan PESAT Nabire Di Kampung Manunggal Jaya

Nabire – Bertempat di Kampung Manunggal Jaya (SP 4), Distrik Makimi Nabire, Yayasan PESAT Nabire bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Nabire, melaksanakan Bakti Sosial, Sabtu (09/11).
Baksos Yayasan PESAT ini selain diisi dengan pengobatan gratis oleh Tim Dinas Kesehatan Nabire, juga dimanfaatkan dengan kegiatan kerja bakti dan pemberian bantuan alat tulis bagi anak-anak oleh Yayasan PESAT.

Keceriaan dan kegembiraan anak-anak di Kampung Manunggal Jaya Distrik Makimi Nabire sangat terasa. Suasana begitu ramai riuh, terdengar canda tawa yang begitu meriah dengan hadirnya tim Panggung Boneka yang diselenggarakan oleh Yayasan PESAT Nabire dalam kegiatan Bakti Sosial.
Kegiatan panggung boneka ini berlangsung di SMP Negeri 2, Kampung Manunggal Jaya Legari Sp IV Distrik Makimi.

Anak-anak Kampug Manunggal Jaya begitu bersemangat mendengarkan cerita tentang hidup dengan teratur tidak menghamburkan uang, berteman dengan baik dan menghormati orang tua.

Diharapkan anak-anak Kampung Manunggal Jaya dapat menjadi anak yang hidup teratur dan bisa menghormati orang tua.

Diakhir acara, Ketua Yayasan PESAT Nabire Bapak Eliezer Edo Odo memberikan paket bantuan peralatan sekolah kepada semua anak anak yang hadir dan berharap paket bantuan tersebut dapat berguna bagi anak anak.

Kerja Bakti di Lingkungan Gereja

Selain mengadakan panggung boneka dan pembagian peralatan sekolah kepada anak-anak, Tim Yayasan PESAT juga melaksanakan kerja bakti di lingkungan gereja yang ada di kampung Manunggal Jaya.
Gereja yang dibersihkan yaitu sebagai berikut :
1. Gereja Kristen Injili di Tanah Papua Jemaat Talitakum Legari Sp IV
2. Gereja Katolik Stasi Santa Maria Imaculata Legari Sp IV Paroki Kristus Raja Nabire
3. Gereja Pantekosta di Indonesia , Pos Penginjilan “ORA ET LABORA” Legari Sp IV
4. Gereja Pentakosta di Tanah Papua (GPDP) Klasis Nabire Timur Jemaat SION Legari Sp IV

Gembala Sidang Gereja Pentakosta di Tanah Papua (GPDP) Klasis Nabire Timur Jemaat SION Legari Sp IV, Pdt Luis Robaha mengapresiasi Yayasan PESAT Nabire dimana sudah 23 Tahun ada dalam pelayanan di papua baru kali ini ada kegiatan Bakti Sosial membersihkan lingkungan gereja.
Sementata itu salah seorang ibu Jemaat Gereja Katolik Stasi Santa Maria yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, sudah 27 Tahun ada di kampung Manunggal Jaya baru kali ini ada orang dari kota membawa alat alat untuk membersihkan lingkungan gereja dengan suka rela.
Selain membersihkan lingkungan gereja yang menjadi kenangan warga Kampung Manunggal Jaya adalah adanya Lukisan Indah di tembok SMP Negeri 2 Kampung Manungal Jaya Legari Sp IV Distrik Makimi.

Salah satu Tim bakti Sosial Yayasan PESAT, Bapak Yohanes O’Jun melukis dua siswa SD dan tulisan yang bertuliskan SAMPAH yang merupakan singkatan dari Sekolahku Aman Menyenangkan & Penuh Akan Harapan.

Lukisan ini menjadi ajang tempat berfoto baik bagi Tim bakti Sosial dan warga setempat. Kepala Sekolah SD Inpres 2 Kampung Manunggal Jaya, Bapak Petrus Priyanto berterima kasih kepada Bapak Yohanes O’Jun atas lukisan indahnya, semoga masarakat Kampung Manuggal Jaya memiliki pemahaman baru tentang Sampah.
KKR di Kampung Manunggal Jaya
Kegiatan Baksos Yayasan PESAT di kampung Manunggal Jaya Legari SP IV ditutup dengan Ibadah KKR yang dipimpin ketua Yayasan PESAT Nabire Bapak Eliezer Edo Odo.
Dalam Khotbahnya mengajak masyarakat Kampung Manunggal Jaya merenungkan Injil Markus 6:46-52. Dengan Tema Menjadi Jawaban.
“Kita sudah bukan lagi hanya untuk menikmati mujizat buat diri kita sendiri, Tuhan Yesus hadir dihidup kita, oleh karena itu kita harus menjadi jawaban bagi orang lain. Yang terpenting disini adalah Tuhan Yesus memberi perintah, kalau kita taat pasti ada mujzat. Sekalipun Tuhan Yesus yang memerintahkannnya bukan berarti tidak ada tantangan, tetapi percayalah setiap tantangan didalam perintah Yesus pasti saudara dan saya akan selamat”, katanya.
Masyarakat Kampung Manunggal Jaya sangat senang dan diberkati oleh rangkaian pelayanan Bakti Sosial yang diselenggarakan Yayasan PESAT Nabire.
Biarlah setiap kata, setiap tindakan, setiap keringat yang mengalir dan setiap goresan tangan kita bisa menjadi berkat dan menjadikan semua orang tertawa. Biarlah setiap senyum puas yang tersirat di masyarakat Kampung Manungal Jaya, menjadi kepuasan dan menjadi semangat untuk terus hidup melayani dengan Peduli dan Berbagi.
[Nabire.Net/Benediktus J Widya Darmaka]


Leave a Reply