INFO NABIRE
Home » Blog » Kebakaran Lahan di Kalibobo Nabire Dipicu Pembakaran Sampah, Damkar Papua Tengah Bergerak Cepat

Kebakaran Lahan di Kalibobo Nabire Dipicu Pembakaran Sampah, Damkar Papua Tengah Bergerak Cepat

(Kebakaran Lahan di Kalibobo Nabire Dipicu Pembakaran Sampah, Damkar Papua Tengah Bergerak Cepat)
(Kebakaran Lahan di Kalibobo Nabire Dipicu Pembakaran Sampah, Damkar Papua Tengah Bergerak Cepat)

Nabire, Kebakaran lahan terjadi di kawasan Kalibobo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Minggu (26/7/2026) malam. Api diduga berasal dari pembakaran sampah sisa material bangunan yang kemudian merambat dengan cepat akibat tiupan angin dan kondisi lahan yang sangat kering selama musim kemarau.

Laporan mengenai peristiwa tersebut diterima oleh Regu 1 Piket Siaga Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Provinsi Papua Tengah sekitar pukul 21.47 WIT. Setelah menerima informasi dari pelapor, Nicolas Shouten, tim segera menyiapkan personel dan peralatan menuju lokasi kejadian.

Tim pemadam berangkat ke lokasi sekitar pukul 21.56 WIT. Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah kobaran api meluas ke area lain. Proses penanganan berlangsung hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya dengan dukungan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Berdasarkan laporan resmi petugas, lahan yang terbakar merupakan area pertanian milik Polisi Ate (58), warga Kalibobo. Meski api sempat menyebar dengan cepat, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.

Petugas menjelaskan bahwa kebakaran bermula ketika pemilik lahan membakar sampah sisa bangunan. Namun, angin yang bertiup cukup kencang membuat bara api menjalar ke rumput dan vegetasi kering di sekitar lokasi. Kondisi cuaca yang minim hujan selama beberapa waktu terakhir juga mempercepat penyebaran api.

“Api cepat meluas karena dipengaruhi angin dan lahan yang kering akibat musim kemarau. Tim langsung melakukan pemadaman hingga situasi dinyatakan aman,” demikian isi laporan Regu 1 Piket Siaga Damkar Provinsi Papua Tengah.

Dalam operasi tersebut, Regu 1 Piket Siaga Damkar Provinsi Papua Tengah mengerahkan sejumlah personel, antara lain Kepala Seksi Salmon Manuaron, Komandan Pos Alex Dimara, Komandan Regu Roland Banggo, serta anggota A. Nuburi, R. Sembor, L. Batmanlusy, dan Nelson A.

Keberhasilan penanganan yang cepat membuat api tidak sempat menimbulkan dampak yang lebih besar. Tidak ada penghuni, petugas, maupun relawan yang mengalami luka selama proses pemadaman berlangsung.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran terbuka, terutama pada musim kemarau. Kondisi vegetasi yang mengering membuat api lebih mudah menyebar dan berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas apabila tidak diawasi dengan baik.

Pemerintah dan instansi terkait terus mengimbau warga untuk menghindari pembakaran sampah maupun pembersihan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api atau kebakaran, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan risiko meluasnya kebakaran dapat diminimalkan.

Dengan respons cepat dari Damkar Provinsi Papua Tengah dan dukungan BPBD, kebakaran lahan di Kalibobo berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan berarti. Meski demikian, kewaspadaan seluruh masyarakat tetap diperlukan mengingat musim kemarau masih meningkatkan potensi terjadinya kebakaran lahan di berbagai wilayah.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.