Karantina Pertanian Biak Pastikan Babi Sehat Terkirim ke Nabire

Biak, Babi memiliki banyak makna bagi masyarakat asli Papua. Mulai dari segi ekonomi, sosial & budaya. Dalam sistem ekonomi, babi merupakan simbol kemakmuran & kedudukan sosial bagi pemiliknya.
Selain itu, dalam sistem sosial budaya masyarakat Papua, daging babi selalu disajikan sebagai menu utama dalam jamuan acara dan pesta adat. Hal ini menjadikan babi sakral bagi masyarakat Papua.
Jumat (27/05), Karantina Pertanian Biak memeriksa babi yang akan dikirim ke Nabire. Babi tersebut rencananya akan di konsumsi untuk pesta adat di Nabire.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan. Kami tidak menemukan gejala atau tanda serangan hama penyakit hewan berbahaya. Kami pastikan babi yang dilaporkan aman dikirim ke Nabire,” terang Awit Naomi, Pejabat Karantina Pertanian Biak yang memeriksa.
Kepala Karantina Pertanian Biak, Willy Indra Yunan, menegaskan, “Karantina Pertanian Biak akan memastikan media pembawa yang dilaporkan, sehat dan aman dikirim ke daerah tujuan. Termasuk babi yang dilaporkan, kami pastikan sehat dan aman untuk memperlancar budaya masyarakat Papua.
[Nabire.Net]



Leave a Reply