Kapolres Nabire Minta Semua Pihak Yang Terlibat Dalam Pilkada Dogiyai Agar Transparan & Jangan Membuat Pernyataan Yang Tidak Dapat Dipertanggungjawabkan
Kapolres Nabire, AKBP Semmy Ronny Thabaa, meminta kepada penyelenggara Pilkada kabupaten Dogiyai khususnya KPU kabupaten Dogiyai, agar setiap pelaksanaan tahapan pilkada harus transparan dan terbuka sehingga tidak menimbulkan persepsi yang salah antara penyelenggara dengan calon Bupati dan Wakil Bupati, atau pendukung calon Bupati dan Wakil Bupati, serta warga masyarakat kabupaten Dogiyai.
Hal ini ditegaskan Kapolres Nabire, pada acara Coffee Morning, senin pagi tadi (10/10) yang dilaksanakan di Ruang RBP Polres Nabire, dengan agenda pembahasan, penyamaan persepsi demi kesuksesan jalannya Pilkada Dogiyai 2017.
Terkait pembekuan dana Pilkada kabupaten Dogiyai yang sudah direalisasikan ke Rekening KPU Dogiyai berdasarkan NHPD oleh Plt. Bupati Dogiyai, herman Auwe, itu adalah pelanggaran hukum.
Oleh karena itu, selaku Kapolres, dirinya mengharapkan adanya kerjasama semua pihak, saling menghargai dan menghormati sesuai porsi dan tanggung jawab masing-masing, sehingga suasana selama pelaksanaan tahapan Pilkada Dogiyai berjalan aman lancar dan kondusif.
Dirinya juga menghimbau agar segala persoalan bisa diselesaikan dengan cara musyawarah dan jangan membangun opini publik di masyarakat terkait pernyataan-pernyataan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Apabila ada pihak-pihak yang membuat keributan selama pelaksanaan tahapan Pilkada Dogiyai 2017, saya Kapolres Nabire akan menindak tegas namun terukur terhadap oknum tersebut,” tutur Semmy Ronny Thabaa.
Harapan yang sama juga diungkapkan oleh Dandim 1705/Paniai, Letkol Inf Jerry H.T Simatupang, Kepala Kejaksaan Negeri Nabire, I Gde Made Pasek Suardyana SH MH, dan Direktur Intelkam Polda Papua, Kombes Pol, Drs. Wagiyo Raharjo, yang mengharapkan agar pertemuan ini membawa dampak yang positif dan yakin apa yang kita kerjakan dengan baik pasti Tuhan bersama kita.
[Nabire.Net]
Tinggalkan Komentar