Kapolda Papua Tengah Kunjungi Korban Penembakan di RSMM Timika
Mimika, 12 Mei 2026 – Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jeremias Rontini melakukan kunjungan kepada korban penembakan yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Masyarakat pada Selasa (12/5/2026).
Usai menjenguk korban di Bangsal Lukas RSMM Timika, Kapolda Papua Tengah menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi masyarakat di wilayah Tembagapura, khususnya para pendulang yang bekerja di area rawan.
“Korban yang dirawat tinggal satu atas nama Femina Elas (Murib),” kata Brigjen Pol Jeremias Rontini kepada wartawan.
Kapolda mengaku prihatin atas situasi yang terjadi dan menilai perlunya langkah mitigasi serta edukasi kepada masyarakat agar lebih siap menghadapi kondisi darurat.
“Kami prihatin dengan kondisi masyarakat. Ke depan kita perlu mitigasi, ketika ada kejadian seperti ini, masyarakat harus seperti apa,” ujarnya.
Menurutnya, sebagian besar masyarakat di lokasi tersebut bekerja sebagai pendulang sehingga dibutuhkan pemahaman terkait tindakan penyelamatan diri saat situasi darurat terjadi.
“Saya selaku Kapolda melihat kondisi ini perlu ada lebih banyak edukasi kepada masyarakat ketika bekerja dalam situasi darurat, mereka harus melakukan apa, tindakan apa yang harus diambil ketika terjadi kedaruratan seperti itu,” terangnya.
Kapolda menjelaskan, upaya mitigasi nantinya dapat dikoordinasikan bersama koordinator kamp maupun pihak terkait lainnya di wilayah pendulangan.
“Rata-rata kejadian di situasi pekerjaan seperti kejadian di 69 ini mereka pendulang semua. Lokasi pendulang itu ada kamp-kamp yang masing-masing wilayah mungkin ada koordinatornya,” jelasnya.
Ke depan, pihak kepolisian juga berencana berkolaborasi dengan PT Freeport Indonesia guna memperkuat langkah mitigasi dan pencegahan terhadap situasi kedaruratan di kawasan pendulangan.
“Tujuan saya hari ini melihat kondisi untuk menyampaikan keprihatinan dan doa semoga korban bisa segera pulih dan kembali ke keluarga,” paparnya.
Terkait santunan kepada korban, Kapolda menegaskan hal tersebut merupakan bagian dari tugas kepolisian dalam melayani masyarakat.
“Kita polisi melayani masyarakat. Secara naluri kemanusiaan ketika kita punya rezeki kita berikan kepada masyarakat. Mudah-mudahan dengan doa kita dan kontribusi yang tidak terlalu besar memotivasi mereka untuk cepat pulih dari sakit yang diderita,” pungkasnya.
[Nabire.Net/Yosef Doo]


Leave a Reply