Klub sepak bola asal Kuwait yang jadi ‘penguasa’ turnamen Asian Football Confederation (AFC), Al-Kuwait tak meremehkan wakil Indonesia dari Papua, Persipura Jayapura yang akan jadi lawan mereka pada babak perempat final AFC, 19 dan 26 Agustus mendatang.
Al-Kuwait disebut-sebut sebagai penguasa di turnamen ini lantaran sejak AFC Cup digelar 2004 lalu, tim sepak bola dari negara Asia Barat itu menjadi pengoleksi gelar terbanyak dengan tiga tropi juara yakni musim 2009, 2012 dan 2013. Meski begitu, juara dua musim beruntun tersebut tetap menganggap Persipura sebagai tim yang berpotensi menjegal langkah mereka meraih gelar AFC Cup musim ini.
“Kami mungkin lebih diunggulkan. Namun Persipura bisa saja membuat kejutan. Kami harus tetap mewaspadai mereka. Kami tak meremehkan mereka karena mereka pantas diperhitungkan,” kata pelatih Al-Kuwait, Abdulaziz Hamada seperti dilansir dari sejumlah media.
Menurutnya, babak delapan besar menghadapi Persipura bukanlah laga gampang bagi tim asuhannya. Apalagi selama ini Al-Kuwait sama sekali belum pernah melawan klub Indonesia sehingga mereka buta akan kekuatan lawan.
“Setiap tim yang lolos ke perempat-final Piala telah menunjukkan kualitas mereka. Kami tidak boleh terlena. Persipura tim bagus yang diperkuat pemain profesional. Bukti kekuatan mereka ketika menang telak 9-2 dari Yangon United dibabak 16 besar lalu,” ujarnya.
Dikatakan, guna mengetahui lebih banyak informasi mengenai calon lawan, ia akan meminta bantuan Kedutaan Besar Kuwait di Indonesia mengenai kekuatan tim dari Papua yang dijuluki Mutiara Hitam itu.
“Kami akan mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk AFC Cup sekaligus mempertahankan gelar juara. Informasi yang nantinya didapat akan dipakai mencari strategi yang tepat melawan Persipura,” katanya.
Sebelumnya, pelatih Persipura, Jacksen F Tiago mengatakan, pertandingan melawan sang juara bertahan justru menjadi pengalaman berharga bagi Boaz Solossa dan kawan-kawan.
“Kami tetap optimis. Saya ingin membuat sejarah pada ajang ini AFC Cup untuk lolos pertama kalinya ke semifinal. Kami sudah banyak belajar dari pengalaman sebelumnya,” kata Jacksen F. Tiago.
Leave a Reply