INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Jemaat Kalvari Digikotu Gelar Ibadah Raya Paskah dan Buka Camping PAR 2026

Jemaat Kalvari Digikotu Gelar Ibadah Raya Paskah dan Buka Camping PAR 2026

(Jemaat Kalvari Digikotu Gelar Ibadah Raya Paskah dan Buka Camping PAR 2026)
(Jemaat Kalvari Digikotu Gelar Ibadah Raya Paskah dan Buka Camping PAR 2026)

Dogiyai, 5 April 2026 – Jemaat Kalvari Digikotu, Klasis Kamuu Koordinator Dogiyai, menggelar Ibadah Minggu Raya Paskah yang berlangsung dengan penuh khidmat dan sukacita sekaligus membuka kegiatan Camping Paskah Anak dan Remaja (PAR) Tahun 2026, Minggu (05/04).

Ibadah yang diikuti jemaat dari berbagai kalangan ini menjadi momentum penting dalam memperingati kematian Yesus Kristus sebagai wujud kasih dan pengorbanan bagi keselamatan umat manusia.

Firman Tuhan dalam ibadah tersebut diambil dari Kitab Matius 27:45–56 dengan tema “Kematian Yesus Mengalahkan Usaha Iblis.” Firman disampaikan oleh Pdt. Jackson Adii yang menegaskan bahwa kematian Yesus di kayu salib bukanlah kekalahan, melainkan kemenangan atas kuasa dosa dan kejahatan.

Dalam khotbahnya, ia menjelaskan tiga pokok utama, yakni kematian Yesus memusnahkan kuasa iblis, Allah menghendaki manusia dilepaskan dari kuasa iblis, serta Allah memeteraikan umat-Nya dengan darah-Nya.

Ia juga mengajak seluruh jemaat, khususnya anak-anak dan remaja, untuk hidup dalam terang kasih Tuhan serta menjauhi segala bentuk kejahatan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, pelayanan penerjemahan firman Tuhan disampaikan oleh Ev. Fredi Auwe, sehingga pesan firman dapat dipahami dengan baik oleh seluruh jemaat yang hadir.

Selain sebagai perayaan Paskah, kegiatan ini juga menjadi awal rangkaian Camping Paskah PAR Kalvari Digikotu Tahun 2026 yang bertujuan membina iman anak dan remaja agar semakin bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan.

Suasana ibadah berlangsung dengan penuh hikmat, diwarnai puji-pujian, doa, serta partisipasi aktif jemaat. Melalui kegiatan ini, diharapkan iman jemaat semakin diteguhkan dan generasi muda gereja semakin siap menjadi saksi Kristus di tengah kehidupan sehari-hari.

[Nabire.Net/Marten Dogomo]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.