IPMADO Nabire dan Aliansi Mahasiswa Siap Bergerak ke DPR PPT Tuntut Keadilan untuk Dogiyai
Nabire, 11 Mei 2026 – Ikatan Pelajar Dogiyai (IPMADO) Studi Nabire bersama aliansi mahasiswa dan pelajar dari delapan kabupaten di Kota Nabire, Provinsi Papua Tengah, menggelar aksi demonstrasi damai sebagai bentuk solidaritas dan duka cita atas tragedi berdarah yang terjadi di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret hingga 2 April 2026.
Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan untuk menyuarakan keprihatinan terhadap korban jiwa dari masyarakat sipil yang meninggal dunia dalam insiden itu, sekaligus menuntut penyelesaian hukum secara adil dan transparan.
Massa aksi berkumpul di Wadio, tepatnya di depan Hotel Adamant, sebelum bergerak menuju Kantor DPR Provinsi Papua Tengah sambil membawa berbagai tuntutan terkait tragedi kemanusiaan di Tanah Papua.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan empat poin tuntutan utama, yaitu:
1. Mengusut tuntas kematian anggota polisi dan lima warga sipil.
2. Melakukan investigasi independen terhadap korban sipil.
3. Menghentikan pendekatan kekerasan di Tanah Papua.
4. Menegakkan hukum secara adil dan transparan.
Koordinator lapangan kelompok Wadio, Yance Pogau, dalam orasinya menyampaikan bahwa masyarakat Papua saat ini menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan yang dinilai telah menimbulkan trauma mendalam bagi warga sipil.
Ia juga menyoroti dugaan praktik genosida dan ekosida yang disebut merusak kehidupan masyarakat dan lingkungan di Papua. Dalam orasinya, Yance Pogau meminta agar aparat keamanan menghentikan kriminalisasi terhadap warga sipil di Papua.
“Aksi ini adalah aksi kemanusiaan. Kasus-kasus kekerasan di Papua harus dibongkar secara terbuka. Pelaku kekerasan yang terjadi di Kabupaten Dogiyai harus diproses dan dituntaskan sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya di hadapan massa aksi.
Demonstrasi berlangsung damai dengan pengawalan aparat keamanan di sekitar lokasi aksi. Massa berharap pemerintah dan pihak berwenang dapat memberikan perhatian serius terhadap berbagai kasus kekerasan yang terjadi di Papua, khususnya di Kabupaten Dogiyai.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar