Instruksi Ketua LDII Nabire Dalam Pelaksanaan Sholat Gerhana

Nabire, Ketua LDII Kabupaten Nabire, H. Nuryadi, S.Pd., M. MPd menyampaikan bahwa kejadian gerhana matahari dan bulan sudah diterangkan dalam Al-quran dan Hadis, ini merupakan tanda-tanda kebesaran dan keagungan Allah SWT.
Berkaitan dengan fenomena alam tersebut, maka selaku umat muslim agar selalu bersyukur, berdoa, bertasbih kepada Allah SWT. Sesuai riwayat hadis Bukhori : Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ، لاَ يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا ، وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا
“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari no. 1044).
Maka Ketua LDII Kabupaten Nabire menginstruksikan jajaran di bawahnya yang terdiri dari PC dan PAC untuk melaksanakan sholat di masjid PAC masing – masing seraya mengharap pahala besar di sisi Allah SWT dan juga berharap agar pandemi covid-19 segera berakhir.
Sebagai informasi, berdasarkan rilis resmi BMKG, waktu penampakan awal Gerhana Bulan Total di Nabire terlihat mulai pukul 18.44.38 WIT.
Sedangkan puncak terjadinya gerhana bulan total, pukul 20.18.43 WIT.
[Nabire.Net]



Leave a Reply