INFO PAPUA
Home » Blog » IMASEPA Jawa Barat Gelar Talk Show Tentang Asmat

IMASEPA Jawa Barat Gelar Talk Show Tentang Asmat

Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua Jawa Barat melalui Komunitas Basis Mahasiswa Se-Papua Universitas Pendidikan Indonesia menggelar Talk Show dalam rangka menanggapi persoalan Kejadian Luar Biasa Campak dan Gizi Buruk di kabupaten Asmat dan beberapa Kabupaten/ Kota Papua dan Papua Barat.

Hal ini dilakukan guna mengetahui keadaan kesehatan dan menanggulangi campak dan gizi buruk dengan tema “Perangi Gizi Buruk melalui Aksi Cepat Tanggap” yang diadakan di Gedung PKM UPI Lantai II, Minggu 4 Februari 2018.

“Kegiatan Aksi Kemanusiaan ini, akan berlanjut hingga masyarakat kabupaten Asmat benar-benar tertangani”, kata Adi Nurdiansyah kepala Aksi Cepat Tanggap Jawa Barat.

Adi melanjutkan bahwa “Aksi Cepat Tanggap” akan membantu melayani Papua khususnya Asmat dalam hal preventif, promotif, kuratif, dan rehabilitatif.  Selaku ketua ACT Jawa Barat yang bertindak sebagai pemateri, dirinya menjawab beberapa pertanyaan dari para mahasiswa Papua dan Papua Barat yang hadir.

Dirinya menyampaikan bahwa ACT akan terus melayani Papua secara universal bila ada yang membutuhkan tenaga kami dalam hal pelayanan kemanusiaan serta menjalin kerjasama dengan warga Papua yang ada di Jawa Barat.

Di tempat yang sama, Ketua panitia pelaksana Yohanes Doumbui dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada para warga Papua dan Papua Barat yang ikut ambil bagian dalam kegiatan Talk Show ini, untuk mengetahui bersama kejadian di Asmat.

Sementara Sekretaris Jenderal Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua Jawa Barat Leonardus Magai meminta Mahasiswa Papua dan Papua Barat yang tergabung dalam IMASEPA Jawa Barat harus bersatu padu membuat aksi kemanusiaan yang dibantu oleh beberapa Lembaga Kemanusiaan yang ada di Jawa Barat.

“Mahasiswa tidak boleh berpangku tangga dengan Kejadian Luar Biasa di Asmat Papua, apalagi ikut berpolemik dalam saling menyalahkan pelayanan pemerintah tetapi mahasiswa Papua dan Papua Barat harus turut berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh IMASEPA Jawa Barat untuk membantu menyelamatkan 600 anak yang tergeletak di RSUD Asmat serta kabupaten lainnya“, ungkap Leonardus Magai.

Dirinya juga mengajak mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan selanjutnya seperti Roadshow dan Ngamen di beberapa kampus yang ada di Jawa Barat mulai dari UPI atas kerjasama BEM Universitas sehingga mahasiswa Papua dan Papua Barat turut bermain dalam kegiatan tersebut.

“Jangan khawatir dengan bantuan anda karena dalam waktu dekat kita akan mengirimkan utusan untuk mengantarkan bantuannya ke Asmat melalui program Pengabdian kepada Masyarakat sesuai Permendikbud No. 155 Tahun 2008 tentang Ormawa”, tutup Leonardus.

[Nabire.Net/Barnabas.Subagio]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.