INFO NABIRE
Home » Blog » Ibadah Perayaan Natal II, 26 Desember 2017, Dirangkai Baptisan, Sidi & Pemberkatan Nikah Di Jemaat GKI Utrech SP1 Nabire

Ibadah Perayaan Natal II, 26 Desember 2017, Dirangkai Baptisan, Sidi & Pemberkatan Nikah Di Jemaat GKI Utrech SP1 Nabire

Bertempat di Gereja GKI Utrecht SP1 Bumiraya, Distrik Nabire Barat, Selasa 26 Desember 2017, telah dilaksanakan Ibadah Perayaan Natal hari kedua, disandingkan dengan Pembaptisan Kudus, Peneguhan Sidi dan Pemberkatan Nikah Kudus.

Ibadah dipimpin oleh Pelayan Firman sekaligus Ketua Jemaat, Pdt. Hengki Wonatorei S.Si, mengusung pembacaan firman Tuhan dari Injil Matius 1:18-25 dengan nats “Kelahiran Yesus Kristus”.

Dalam khotbahnya, Pdt. Hengki mengajak jemaat untuk mengikuti ketaatan Yusuf, yang dipercaya Allah bersama Maria untuk membesarkan dan merawat bayi Yesus.

Jika menuruti keinginan hatinya, Yusuf bisa saja pergi meninggalkan Maria, tunangannya yang sedang mengandung bukan karena berhubungan dengannya. Tetapi, ia tidak melakukannya. Yusuf memilih untuk menaati perintah Allah, agar ia memperistri Maria selamanya. Ia percaya akan kata-kata malaikat Tuhan dalam mimpinya malam itu.

Bayangkan tekanan yang pasti dialami oleh Yusuf dan Maria ketika mengetahui bahwa mereka harus membesarkan dan merawat Yesus. Bayangkan kerumitan dan tekanan yang mereka alami setiap saat dalam kehidupan sehari-hari yang dijalani bersama Sang Anak Allah, tentulah ada tuntutan untuk terus-menerus hidup kudus di hadapan Dia. Alangkah luar biasanya pribadi Yusuf sehingga ia dipercaya Allah untuk mengemban tugas tersebut.

Diakhir khotbahnya, Pdt. Hengki berpesan kepada jemaat, bahwa dalam hidup ini, tak jarang kita mengalami perkara yang tidak kita inginkan atau tidak pernah terlintas dalam pikiran kita. Bisa jadi kita harus ikut menanggung konsekuensi tindakan orang lain. Masih maukah kita mendengarkan dan menaati Tuhan untuk tetap tinggal dan menyelesaikan perkara tersebut sekalipun harus menghadapi risiko yang berat ? Bukan sebuah pilihan yang menyenangkan dan mudah jika kita tidak mengerti rencana indah di balik perkara tersebut. Kita hanya bisa menyelesaikan dan melewati perkara itu dengan bersandar dan percaya sepenuhnya akan rencana indah-Nya.

Kiranya di Hari Natal ini, Allah memberi kita kekuatan untuk berlaku setia seperti Yusuf, bahkan ketika kita tidak memahami sepenuhnya rencana Allah bagi kita.

Dalam ibadah ini, Pdt. Hengki Wonatorei juga memimpin Baptisan kepada 4 orang anak, sidi kepada 9 remaja serta pemberkatan nikah kudus kepada 1 pasangan.

[Nabire.Net]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.