Ibadah Pentahbisan Gedung Gereja Pos PI Kefas, SP4 Legari

Nabire – Pentahbisan Gedung Ibadah Pos PI Kefas, Jalan Nabire Wapoga KM 63 kampung Manunggal Jaya (SP4) Legari, Distrik Makimi Kabupaten Nabire, pada tanggal 26 Oktober 2019 ditandai dengan pengguntingan pita dan pembukaan kunci pintu oleh ketua Klasis Nabire Kota Pdt. Mordekai Oila, S. Th.
Sambutan pertama sampaikan pleh ketua Panitia Pembangunan Piter Gobai untuk menyampaikan laporan uang yang sudah digunakan berjumlah 183.300.000 (Seratus Delapan tiga juga tiga ratus ribu rupiah) serta sumbangan Mimbar, Kursi dan daun Seng penyelesaian Gedung Ibadah yang baru.

Sambutan kedua disampaikan oleh Pdt. Yohanes Nawipa membacakan sejarah pembukaan POS PI Membuka tahun 1997 dengan umat anggota 16 Keluarga dengan mendirikan gedung gereja darurat dilapangan sepak bola sampai pada tahun 2006 mendapatkan bantuan 10 juta saat Bupati AP. Youw dari Pemerintah daerah dan sumbangan lainnya. Uang tersebut digunakan sebagai beli lokasi berukuran 100×100 sudah bersertifikat atas nama Jemaat Kefas Lagari.

Pelayan umat pertama adalah Pdt. Yohanes Nawipa 1997 sampai 2019 dan pada tahun 2011 Pengurus Klasis mengutus Pdt. Naftali Yeimo, S. Th sampai 2019 sebagai Gembala Sidang.
Pdt. Yohanes menyampaikan mengawali pelayanan dilakukan dengan ibadah dirumah warga gereja kingmi yang ada didaerah ini seperti ibadah keluarga.

Peletakan batu pertama dilakukan pada tahun 2006 oleh ketua Klasis Nabire Almarhum Pdt. Marten Pigai bersama kepala Distrik Makimi Permianus You, S. Sos.
Ketua Klasis Nabire di kesempatan yang sama menyampaikan, sebagai dasar dari pentabisan gedung ibadah ini Firman Tuhan terambil dari Yohanes 2: 19 “Yesus Menyucikan Bait Allah”.
Artinya, tempat ibadah harus dibersihkan dari hal-hal yang bersifat keduniawian. Gereja juga harus menjadi tubuh Yesus. Melalui tubuh Yesus kita diselamatkan sehingga melalui gedung baru ini yang paling penting adalah umat Tuhan disini datang menyembah Sang pencipta.
Lalu gerereja sebagai rumah Allah yang sesungguhnya adalah tubuh pribadi kita. Tuhan meminta pola hidup kita yang tidak benar harus dibersihkan dengan menerimah Allah, Yesus, Roh Kudus dalam hidup pribadi masing-masing kita.
Acara diisi dengan kesaksian dari anggota jemaat dari suku Mee dalam bahasa daerah yang mengatakan bahwa apapun yang kita buat dengan susah payah sementara masih hidup didunia itu juga yang akan kita menuai disurga.

Doa berkat dipimpin oleh Pdt. Mordekai Oila, S. Th dilanjutkan sambutan. Pdt. Mordekhai Oila, S. Th menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang ikut menyumbang uang mau bahan bangunan akhirnya terbangun gedung ini dengan baik.

Lebih lanjut sebagai ketua klasis menyampaikan selamat kepada umat gereja Kingmi yang ada di SP 4 Lagari yang sudah mendapatkan gedung Ibadah yang baru ini dan diharapkan supaya dijaga dan digunakan dengan baik.

Khotbah Pdt. Dr. Yance Nawipa, M. Th dan doa berkat ketua Klasis Nabire. Acara dilanjutkan jamuan kasih dan ramah tamah dengan menu daging babi.

[Nabire.Net/Ones.Yobee]


Leave a Reply