Ibadah Minggu Pagi 19 November Di Jemaat GKI Siloam Sanoba Nabire
Ibadah Minggu Pagi, 19 November 2017 di GKI Siloam Sanoba Nabire dipimpin oleh Pdt.D. Situru,S.Th dengan mengambil pembacaan firman Tuhan dari kitab Habakuk 2:1-5 “Orang benar akan hidup oleh percayanya”. (Baca Ayat 4b “Tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya”)
Mengawali kotbahnya Pdt. D. Situru mengatakan bahwa semua manusia pasti pernah mengalami yang namanya kebingungan dalam hidup ini, banyak hal yang terjadi di sekitar kita mengakibatkan kita menjadi bingung karena kita melihat atau mengalami sesuatu yang menurut kita tidak masuk akal karena bertentangan dengan akal sehat atau iman dan percaya kita.
Seperti pembacaan firman Tuhan saat ini dimana nabi Habakuk sangat bingung melihat kenyataan saat itu yang bertentangan dengan pandangan dan keyakinannya bahwa penderitaan yang dialami oleh bangsanya sementara orang fasik atau mereka yang tidak beriman kepada Allah yang benar kelihatannya hidupnya lebih baik dan penuh dengan kelimpahan dan kenapa Tuhan tidak menghukum mereka, demikian menurut pandangan nabi Habakuk.
Seolah-olah Tuhan tidak adil dalam kehidupan ini, oleh sebab itu nabi Habakuk berteriak dan melakukan protes kepada Tuhan setelah melihat keadaan yang dialami oleh bangsanya dan memohon kepada Tuhan berapa lama lagi dia harus berteriak dan memprotes kepada Tuhan, mengapa bangsa-bangsa lain yang tidak percaya kepada Tuhan berkembang lebih besar, lebih maju dan lebih kuat yakni orang Kasdim sementara umat Israel hidup dalam keterpurukan dan penindasan dan kenapa Tuhan tidak menolong mereka yang adalah umat pilihanNya.
Hal-hal di atas membuat nabi Habakuk bingung dengan sikap Tuhan dan dia mengadu dan bertanya kepada Tuhan untuk menyampaikan aspirasinya dan membutuhkan jawaban Tuhan secepatnya dan Tuhan menjawab permohonan Habakuk yakni bahwa penglihatan itu ditulis pada loh-loh batu supaya orang yang berjalan di dekatnya dapat membaca, melihat, tahu dan menindaklanjuti apa yang di tulis pada loh-loh batu itu.
Tindakan konkrit agar setelah orang membaca tulisan-tulisan itu dapat disiarkan kepada semua orang terkait situasi yang membingungkan itu agar mereka tidak bingung lagi dengan maksud Tuhan terhadap situasi saat itu.
Kita akan mengerti maksud Tuhan jika kita membuka hati kita untuk menerima Roh Kudus bekerja bagi didalam hidup kita.
Tanda-tanda kebingungan yang di alami oleh nabi Habakuk menunjukkan tanda-tanda akhir zaman bahwa zaman ini akan berakhir.
Rancangan Tuhan bagi orang Kasdim yang hidup dalam kefasikan ada saatnya akan dihukum demikinan juga orang sale yang telah berubah setia kepada Tuhan juga akan di hukum dan inilah yang di sebut penggenapan janji Tuhan dan janji Tuhan terbesar bagi kita adalah dengan datangnya Mesias Raja Damai itu maka kekuatan orang fasik dengan sendirinya akan disingkirkan.
Mesias akan menghancurkan dan mengalahkan seluruh kekuatan-kekuatan yang menyombongkan dirinya selama ini sehingga orang-orang yang beriman tidak boleh bingung dan bimbang serta ragu dalam hidupnya setelah melihat kanyataan yang bertolak belakang dengan iman dan percayanya sebab Mesias atau Yesus Kristus adalah jawaban yang Allah berikan untuk menjawab kebingungan nabi Habakuk tetapi juga kita semua yang percaya kepada Allah melalui Tuhan Yesus Kristus.
(Siloam)



Leave a Reply