Ibadah Minggu Pagi, 15 Januari 2023 di GKI Maranatha Malompo Nabire

Nabire, Bertempat di Gereja GKI Maranatha, Jalan RE Martadinata, Malompo, Nabire, Papua Tengah, telah dilaksanakan Ibadah Minggu Pagi (15/01/2023).
Ibadah diawali pembacaan Warta Jemaat dan Panggilan Beribadah yang dibacakan oleh Majelis Jemaat, dilanjutkan persembahan pujian.
Bertindak sebagai Pelayan Firman Tuhan, Pdt. D. Situru, S.Th., M.Pd.
Kemudian ibadah memasuki penyampaian Firman Tuhan. Pembacaan Firman Tuhan diambil dari Keluaran 24:1-11 dengan nats “Upacara Pengikatan Perjanjian antara TUHAN dengan Bangsa Israel” dan Tema Khotbah : “Perjanjian dengan Materai Darah”.
Selanjutnya ibadah diisi dengan pemberian persembahan oleh jemaat.
Ibadah dilanjutkan dengan perenungan Firman Tuhan. Mengawali khotbahnya, Pdt. D. Situru, mengatakan, TUHAN memberikan Firman-Nya melalui Musa kepada umat pilihan-Nya bangsa Israel dengan maksud agar Firman-Nya dilakukan oleh bangsa Israel.
Ada 2 respon bangsa Israel saat menerima Firman Tuhan. Yang pertama bangsa Israel mengaku secara verbal (ayat 3;ayat 7).
Yang kedua, mereka sungguh-sungguh melakukan Firman TUHAN dengan melaksanakan upacara dengan korban kepada TUHAN.
Dikatakan Pdt. D. Situru, mengapa darah dijadikan media dalam upacara perjanjian bangsa Israel dengan TUHAN? Karena darah itu identik dengan kehidupan.
Selain itu, darah juga menjadi tanda pembebasan dan kelepasan seperti saat bangsa Israel lepas dari maut saat tulah ke 10 di Mesir.
Darah juga menjadi kelayakan hubungan kita dengan TUHAN.
Di perjanjian baru, korban itu dilakukan oleh Yesus Kristus yang menebus dosa umat manusia dengan darah-Nya, sehingga hubungan kita dengan Allah kembali dipulihkan.
Apa yang menjadi pesan kebenaran Firman Tuhan kali ini?
Kata Pdt. D. Situru mengatakan, yang pertama Tuhan mengikat perjanjian dengan kita sebagai bukti kesetiaan-Nya.
Yang kedua,sebagai manusia kita terlalu mudah mengucapkan janji tetapi tidak bisa kita tepati. Oleh karena itu Tuhan Yesus mengorbankan diri-Nya untuk menanggung setiap janji yang tidak bisa kita tepati itu.
Darah Yesus Kristus adalah darah perjanjian yang kekal, itulah iman Kristiani yang dimeteraikan oleh darah Yesus Kristus.
Ibadah dilanjutkan dengan doa syafaat.
Ibadah kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan bersama Nyanyian Kidung Jemaat 413:1-2 dengan judul “TUHAN pimpin anakMu”.
Ibadah diakhiri dengan doa berkat.
[Nabire.Net]



Kepou Utege
Ibu yg baca warta z kenal.
ibu ini yg pu Nama Melisa Kristanti.
Yg lagi viral di pengumuman K2.
Yang punya beking tingkat Dewa.
Melisa Ni tdk pernah honor, trus
Nama Tdk ada di Keputusn Menpan RB,
Tapi wkt pengumuman di Koran, Nama Bisa Masuk di Koran Tu.
Hebat !!!🤮
Semuanya.!!!!
Tong Jaga dia, jgn sampai dia pu nama masuk lagi di pengumuman K2 yg baru.
🤮🤮🤮🤧