INFO NABIRE
Home » Blog » Hari Malaria Sedunia 2026, Kader Kesehatan Nabire Gencarkan Edukasi Pencegahan

Hari Malaria Sedunia 2026, Kader Kesehatan Nabire Gencarkan Edukasi Pencegahan

(Hari Malaria Sedunia 2026, Kader Kesehatan Nabire Gencarkan Edukasi Pencegahan)
(Hari Malaria Sedunia 2026, Kader Kesehatan Nabire Gencarkan Edukasi Pencegahan)

Nabire, 25 April 2026 – Peringatan Hari Malaria Sedunia dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam mencegah penyebaran malaria di wilayah Kampung Kalisusu, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Upaya tersebut dilakukan oleh kader kesehatan setempat, Siti Ismawati Made, yang telah mengabdi sebagai kader selama sekitar tiga tahun. Ia menyampaikan bahwa peran kader kini semakin luas seiring perubahan program kesehatan masyarakat.

Menurutnya, istilah kader malaria saat ini telah berkembang menjadi kader perkasa, yang tidak hanya berfokus pada malaria, tetapi juga menangani penyakit lain seperti Tuberkulosis (TB) dan HIV/AIDS.

“Kami terus bergerak langkah demi langkah untuk memutus rantai penyebaran malaria. Meski terkadang menghadapi penolakan dari sebagian masyarakat, hal itu tidak menyurutkan semangat kami,” ujar Siti saat ditemui di kediamannya, Sabtu (25/4/2026).

Wilayah Kampung Kalisusu sendiri terdiri dari delapan RT yang berada dalam cakupan layanan Puskesmas Karang Mulia. Dalam menjalankan tugasnya, Siti tidak bekerja sendiri. Ia dibantu oleh dua kader perkasa lainnya serta sejumlah kader malaria yang turut aktif melakukan pemeriksaan kesehatan di masyarakat.

Siti menjelaskan bahwa sebagian masyarakat masih menunjukkan resistensi terhadap pemeriksaan kesehatan. Namun, tidak sedikit pula warga yang bersedia menjalani pemeriksaan. Warga yang terindikasi malaria langsung dirujuk ke Puskesmas Karang Mulia untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, para kader juga aktif memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat diimbau menggunakan kelambu saat tidur serta memakai lotion anti nyamuk ketika beraktivitas di luar rumah, terutama pada malam hari.

Ia juga menekankan pentingnya membersihkan genangan air di sekitar rumah, seperti pada ban bekas, pot bunga, maupun ember. Upaya tersebut dinilai efektif untuk mencegah berkembangnya nyamuk Anopheles betina, yang merupakan penyebab utama penularan malaria.

“Menjaga lingkungan tetap bersih adalah langkah sederhana namun sangat penting untuk mencegah penyakit,” tutupnya.

Momentum Hari Malaria Sedunia diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit menular, sekaligus memperkuat peran kader kesehatan di tingkat kampung sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.