Hari Kedua Operasi Ketupat Noken 2026, Polres Puncak Jaya Perketat Pengamanan Arus Mudik di Bandara Mulia
Puncak Jaya, 14 Maret 2026 – Memasuki hari kedua pelaksanaan Operasi Ketupat Noken 2026, Kepolisian Resor (Polres) Puncak Jaya kembali menggelar patroli dialogis sekaligus pengamanan dan pemantauan arus mudik Lebaran di Bandar Udara Mulia, Sabtu (14 Maret 2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Puncak Jaya AKP Matheus Tanggu Ate, S.H, bersama personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Noken.
Selain melakukan patroli dialogis, aparat juga menyambangi sejumlah objek vital di wilayah Mulia seperti pasar, bank, serta perkantoran guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Polres Puncak Jaya juga mendirikan pos pengamanan terpadu di Bandara Mulia untuk memantau aktivitas penerbangan serta arus mudik masyarakat yang menggunakan transportasi udara.
Kapolres Puncak Jaya AKBP Achmad Fauzan, S.Ag melalui Kabag Ops AKP Matheus Tanggu Ate, S.H menjelaskan bahwa menjelang Idul Fitri, pihak kepolisian terus mengintensifkan patroli serta pengisian pos-pos pengamanan dan pelayanan.
“Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polres Puncak Jaya terus melaksanakan patroli dialogis serta mengisi pos-pos pengamanan dan pos pelayanan, salah satunya pos terpadu yang berada di Bandara Mulia,” ujar Kabag Ops.
Ia menambahkan bahwa pos pengamanan terpadu tersebut diisi oleh personel gabungan TNI–Polri, Satpol PP, serta instansi terkait guna memantau arus mudik dan memastikan keamanan masyarakat.
Menurutnya, aktivitas penerbangan di Bandara Mulia mulai mengalami peningkatan menjelang Lebaran.
“Terpantau aktivitas penerbangan di Bandara Mulia cukup padat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dengan kehadiran aparat keamanan TNI-Polri diharapkan masyarakat yang akan mudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan lancar,” jelasnya.
Diketahui, Operasi Ketupat Noken 2026 dilaksanakan selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026, guna memastikan pelaksanaan perayaan Idul Fitri di wilayah Papua berjalan aman, tertib, dan kondusif.
[Nabire.Net]





Leave a Reply