Guna Menekan Kematian Bumil & Bayi, Dinkes Nabire Miliki 3 Rumah Tunggu Kelahiran Di Siriwini, Karang Tumaritis & Kalibobo
(Dok.Ros.S)
Dalam rangka menekan angka kematian Ibu Hamil dan Bayi, pada tahun 2016, Dinas Kesehatan kabupaten Nabire memprogramkan program Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) yang berada di tiga wilayah di kabupaten Nabire yaitu di Kelurahan Siriwini, Kelurahan Karang Tumaritis dan Kelurahan Kalibobo.
Program RTK ini dapat dikhususkan bagi ibu hamil dan melahirkan yang beresiko tinggi, sehingga kini Dinkes dapat menyewakan rumah yang dijadikan RTK dan di RTK ini ada petugas bidang yang secara langsung ditugaskan khusus untuk membantu ibu-ibu hamil dan beresiko tinggi untuk dilayani selama beberapa hari sebelum ke rumah sakit untuk ditangani dokter spesialis.
Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Nabire, Yulian Agapa A.Kp M.Kes mengatakan, pasien ibu hamil dan melahirkan yang beresiko tinggi dapat dilayani sesuai tempat tinggal masing-masing, dimana untuk pasien ibu hamil dan melahirkan di bagian timur bisa langsung ke RTK di Siriwini, sedangkan pasien dari tengah bisa ke RTK Kartum dan pasien ibu hamil dan melahirkan beresiko tinggi bagian barat bisa ke RTK Kalibobo.
Sedangkan bagi ibu-ibu hamil dan melahirkan yang tidak beresiko tinggi silakan saja bisa langsung ke rumah sakit atau GSI Nabire untuk mendapatkan pertolongan disana. Sebab, menurutnya, program RTK ini dalam rangka menurunkan atau menekan angka kematian bagi ibu dan bayi, sehingga bagi ibu hamil dan melahirkan yang beresiko tinggi tinggal ke RTK dan disana pasti akan dilayani dengan baik.
Karena menurut data dan penelitian Badan Kesehatan Dunia atau WHO bahwa, dengan semakin kecil angka kematian bagi ibu dan bayi, berarti derajat kesehatan sebuah negara sudah sangat baik, dengan demikian pemerintah melalui Dinkes Nabire mengharapkan agar program RTK ini bisa ikut membantu menolong dan memperkecil tingkat resiko kematian bagi ibu hamil dan bayi.
(PPN/DES)



Leave a Reply