INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Gara-Gara Kue Konto, Toko Roti Ini Disidak Dinas Koperasi dan UMKM Mimika

Gara-Gara Kue Konto, Toko Roti Ini Disidak Dinas Koperasi dan UMKM Mimika

Mimika, 8 September 2025 – Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Toko Roti Maros yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Senin (8/9/2025). Dalam sidak tersebut, pihaknya menemukan sejumlah roti yang dijual dalam kondisi tidak layak konsumsi, bahkan ada yang sudah berjamur.

“Siang ini kami lakukan sidak di Toko Roti Maros setelah menerima laporan adanya peredaran roti yang tidak layak dipasarkan. Kami temukan roti dan kue dalam kondisi rusak serta berjamur,” ungkap Samuel Yogi.

Ia menegaskan agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Jika pelaku usaha kembali kedapatan menjual produk yang tidak layak konsumsi, maka izin usahanya akan dicabut.

Samuel juga menambahkan bahwa secara perizinan, Toko Roti Maros memang sudah mengantongi izin usaha. Namun, ia menekankan semua pelaku usaha di Mimika wajib menjaga kualitas produk yang dijual kepada masyarakat.

“Ini berlaku untuk semua pelaku usaha di Kabupaten Mimika. Jangan sampai ada lagi produk rusak atau berjamur beredar di pasaran,” pungkasnya.

Sebagai informasi,  beredar video viral di WhatsApp yang memperlihatkan seorang pembeli yang mengembalikan kue konto yang sudah rusak ke Toko Maros di Jalan Yos Sudarso, Timika, pada Minggu–Senin (7–8 September 2025).

Dalam rekaman berdurasi 1 menit 27 detik, dua pria menegur keras pelayan toko karena kue konto yang ia pesan untuk acara ibadah besar sudah rusak, berulat, dan berbau, hingga membuat banyak jemaat tidak makan. Meski pelayan mengklaim kue masih bagus, pembeli membantah dan menunjukkan bukti kerusakan.

(Kue Konto)

Kue-kue konto yang dikembalikan akhirnya dibuang ke plastik sampah. Video tersebut menimbulkan kecaman warganet, dengan caption yang menuntut agar toko ditutup karena dianggap membahayakan konsumen.

[Nabire.Net/Yosef Doo]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.