Dukung Potensi Atlet Papua, Presdir PTFI Resmikan Training Ground Sepakbola Papua Football Academy dan Gymnasium

Mimika, Guna mendukung potensi atlet Papua, Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia, Tomy Wenas, meresmikan training ground sepakbola Papua Football Academy dan Gymnasium seluas 450 meter, Jumat (18/08/2023).
Sebelumnya, training ground digunakan untuk dua cabang olahraga yaitu sepakbola dan atletik namun setelah diresmikan kedua cabang olahraga tersebut memiliki training ground sendiri-sendiri.
(Baca Juga : Rayakan HUT Ke-78 RI, PT Freeport Indonesia Gaungkan Semangat “KITA SATU” untuk Indonesia Maju)
Sementara itu, Gymnasium yang diresmikan memiliki luas 450 meter yang bertujuan menjadi fasilitas bagi atlit untuk menjaga kebugaran dan meminimalisir terjadinya cedera pada atlet.
(Baca Juga : Nabirenet Siap Meliput Upacara Kemerdekaan ke-78 di Tambang Perut Bumi Grasberg Freeport Papua Tengah)
Saat diwawancarai awak media, Tomy Wenas mengatakan, PTFI sudah menyiapkan dokter dan beberapa fasilitas lainnya karena training center memerlukan fasilitas-fasilitas seperti itu.
“Jadi itu bagian dari pengembangan pendidikan, pendidikan dalam arti pendidikan olahraga yang bisa menciptakan atlet-atlet baru kedepannya karena Papua ini sangat talented. Dari segi fisik mereka punya talenta yang besar sekali di atletik dan sepakbola makanya awalnya kita fokus ke dua itu dulu, dan tidak menutup kemungkinan nanti akan ada voli dan lain sebagainya. Tapi kita fokus dua cabor ini dulu yaitu Papua Football Academy dan training center untuk atletik yang bekerja sama dengan PASI”, urai Tomy Wenas.
(Baca Juga : Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 4.285 mdpl, PTFI Dapat Penghargaan Guiness Book of World Record)
Tomy Wenas memiliki harapan agar Piala Dunia 2030, Indonesia bisa berpartisipasi di ajang tersebut diwakili anak-anak Papua.
(Baca Juga : Presdir PTFI : Freeport Telah Berkontribusi Semaksimal Mungkin untuk Bangsa dan Negara)
Dikatakan Tomy Wenas, di Indonesia lapangan atletik yang berstandar IAAF atau Asosiasi Internasional Federasi Atletik sangat sedikit dan salah satu yang memenuhi standar IAAF adalah venue milik PTFI.
“Stadion ini sebenarnya sudah direncanakan lama dan baru terealisir kira-kira sekitar tahun 2014-2015 dan ini baru diresmikan pada saat PON 2021 lalu” ujar Presdir PTFI.
Sementara saat ditanyakan terkait total atlet yang ada di Papua Footbal Academy, Tomy Wenas menjelaskan saat ini ada 30 atlet dan akan ditambah lagi 30 untuk batch kedua. Untuk batch kedua sudah ada 1.000 atlet yang mendaftar tetapi yang direkrut hanya 30 atlet saja.
“Sementara ini kita masih fokus untuk di pengembangan para atlet tapi untuk indoor stadium banyak digunakan untuk pertandingan-pertandingan lainnya, jadi pada dasarnya disini di Mimika Sport Complex ini jadi training center itu juga diarahkan kegiatan-kegiatan olahraga di kabupaten Mimika dan juga Provinsi Papua juga bisa memanfaatkan stadion ini”, tutur Tomy Wenas.
Lebih lanjut kata Tomy Wenas, “nanti kita lihat perkembangannya bagaimana, bukan tidak mungkin di batch berikutnya lagi. Inikan usianya 14-15, kita berharap melatih dari usia 14 tahun, jadi pada saat nanti 6 tahun kemudian, katakanlah mereka sudah dalam usia matang bukan tidak mungkin kita akan ada batch baru lagi. Jadi nanti kita lihat perkembangannya akan seperti apa. Jadi mungkin juga kan anak-anak ini sudah beberapa yang diambil atau diincar oleh Persija dan Bhayangkara FC”, lanjutnya.
Saat ditanyakan terkait dukungan PTFI ke Persipura, Tomy Wenas menjelaskan, PTFI sampai saat ini masih mensponsori Persipura dan akan bertambah lagi kalau Persipura naik ke Divisi 1.
[Nabire.Net]







Leave a Reply