Dua Warga Pendatang Jadi Korban Penganiayaan di Deiyai
Deiyai, 31 Maret 2026 – Dua warga pendatang dilaporkan menjadi korban penganiayaan di Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, dalam dua kejadian terpisah pada Senin (30/03) dan Selasa subuh (31/03).
Korban pertama diketahui bernama Steven, warga asal Suku Toraja. Ia diduga menjadi korban begal, namun hingga kini belum diketahui secara detail kronologi kejadian yang dialaminya.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Deiyai.
Sementara itu, kejadian kedua dialami oleh warga pendatang bernama Achmat Rianto.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah korban yang beralamat di Kali Wakei didobrak oleh orang tak dikenal (OTK) sekitar pukul 04.00 WIT, Selasa (31/03).
Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, pelaku diduga langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam hingga korban mengalami luka tikam.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Deiyai untuk mendapatkan perawatan medis.
Saat berita ini diturunkan, Nabirenet telah meminta keterangan kepada Kasat Reskrim Polres Deiyai, Ipda Muhammad Dito Anugerah, terkait kedua kejadian tersebut. Namun hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian.
Terkait peristiwa tersebut, seorang warga pendatang yang tinggal di wilayah Wagete, Kabupaten Deiyai, menyampaikan kekhawatiran atas rangkaian kejadian kekerasan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Warga yang enggan disebutkan namanya itu mengatakan bahwa berbagai bentuk kekerasan telah menimbulkan rasa takut di kalangan warga pendatang.
Ia berharap adanya langkah nyata dari pemerintah dan aparat keamanan untuk meningkatkan perlindungan serta menjamin keamanan bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang asal-usul.
[Nabire.Net]


Leave a Reply