Dua Prajurit TNI AL Gugur, Satu Kritis dalam Kontak Tembak dengan TPNPB di Maybrat
Maybrat, 23 Maret 2026 – Dua prajurit TNI Angkatan Laut gugur dalam kontak tembak dengan TPNPB-OPM di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Minggu (23/3/2026) sekitar pukul 07.00 WIT. Dalam insiden tersebut, dua pucuk senjata api milik prajurit dilaporkan dirampas oleh pelaku.
Dilansir dari Antara, kedua prajurit yang gugur diketahui berinisial Prada Marinir AS dari Yonmar 7 dan Prada Marinir ES dari Yonmar 10. Selain itu, satu prajurit lainnya, Kopda Marinir ES dari Yonmar 7, dilaporkan mengalami luka kritis.
Seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr. R. Oetojo Sorong di Kota Sorong untuk mendapatkan penanganan medis.
Komandan Korem 181/Praja Vira Tama (PVT) Brigjen TNI Slamet Riyadi mengatakan pihaknya telah meningkatkan kewaspadaan serta memetakan wilayah rawan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah tersebut.
“Setelah kejadian ini, kami meningkatkan kewaspadaan, melakukan pemetaan wilayah rawan, serta memperketat pengawasan di lapangan,” ujar Slamet saat ditemui di depan RSAL dr. R. Oetojo Kota Sorong.
Ia menjelaskan, TNI akan memperkuat koordinasi antar-satuan, termasuk dengan Satuan Tugas (Satgas) Operasi Habema yang di dalamnya terdapat prajurit dari Batalion Marinir 10.
Menurutnya, pembagian sektor operasi antara satuan di bawah Korem 181/PVT dan Satgas Habema memungkinkan respons cepat apabila terjadi gangguan keamanan di lapangan.
“Koordinasi terus kami lakukan dengan Satgas Habema. Dengan pembagian sektor yang ada, setiap potensi gangguan dapat segera direspons,” katanya.
Untuk memperkuat pengamanan di wilayah rawan, pihaknya juga mempertimbangkan penambahan maupun pergeseran pasukan. Ia menyebutkan pihaknya telah mengantongi indikasi awal terkait terduga pelaku.
“Penambahan pasukan sedang direncanakan, termasuk penguatan intelijen. Informasi dari masyarakat dan aparat intelijen akan terus kami kembangkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, insiden tersebut tidak akan mengurangi soliditas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan di Papua Barat Daya. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan duka cita atas gugurnya dua prajurit TNI AL yang tergabung dalam Satgas Operasi Habema saat menjalankan tugas negara.
[Nabire.Net]


Leave a Reply