DPRK Nabire Tinjau Kampung Masipawa, Temukan Pustu Tak Aktif dan Sekolah Rusak Parah
Nabire, 9 Mei 2026 – Kampung Masipawa yang berada di Distrik Napan menjadi sorotan setelah anggota DPRK Nabire, Daniel Mumakapa dan Dina Misiro melakukan kunjungan kerja laut jarak dekat pada Jumat, 8 Mei 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi pelayanan pemerintahan, pendidikan, dan kesehatan masyarakat di kampung yang berada dekat dengan Kota Nabire itu.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPRK meninjau Pustu Masipawa dan Kantor Kampung Masipawa. Saat melakukan pengecekan di Pustu, ditemukan pelayanan kesehatan tidak berjalan maksimal karena petugas kesehatan atau mantri tidak berada di tempat. Kondisi ini menjadi keluhan serius masyarakat yang berharap adanya perhatian pemerintah daerah terhadap layanan kesehatan di kampung mereka.
Selain sektor kesehatan, rombongan juga mengunjungi SD YPK Kampung Masipawa. Dari hasil peninjauan, kondisi sekolah dinilai sangat memprihatinkan dan tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Kerusakan terlihat pada plafon sekolah, tidak tersedianya papan tulis, serta minimnya kursi belajar bagi para siswa.

Meski berada dalam keterbatasan, proses belajar mengajar di sekolah tersebut tetap berjalan lancar. Saat ini jumlah siswa di SD YPK Kampung Masipawa tercatat sekitar 50 orang. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Nabire dan Dinas Pendidikan segera turun tangan melakukan renovasi bangunan sekolah dan memperhatikan kebutuhan pendidikan di wilayah tersebut.
“Sekolah ini sangat membutuhkan perhatian. Guru PNS hampir tidak ada, hanya kepala sekolah saja yang berstatus PNS. Sementara guru-guru lain tetap mengajar dengan segala keterbatasan,” ungkap salah satu warga kepada rombongan DPRK.

Masyarakat juga mengeluhkan minimnya perlengkapan pendidikan seperti buku, seragam sekolah, dan batik sekolah. Mereka berharap adanya bantuan dari pemerintah dan instansi terkait agar anak-anak di Kampung Masipawa bisa mendapatkan pendidikan yang lebih layak.
Daniel Mumakapa dan Dina Misiro menegaskan bahwa kondisi Kampung Masipawa harus menjadi perhatian serius OPD Kabupaten Nabire maupun Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Menurut mereka, kampung yang berada dekat dengan ibu kota Kabupaten Nabire tersebut seharusnya tidak luput dari perhatian pemerintah.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi nyata masyarakat. Kampung Masipawa memang dekat dari kota, tetapi warga merasa kecewa karena selama ini sangat jarang ada kunjungan kerja maupun perhatian dari pemerintah,” ujar keduanya.
Warga berharap pemerintah daerah segera memperbaiki fasilitas pendidikan dan kesehatan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kampung Masipawa, Distrik Napan, Kabupaten Nabire.
[Nabire.Net]


Leave a Reply