DPD BMP-RI Papua Tengah Bantah Isi Video Soal SK DPC Dogiyai, Siap Tempuh Jalur Hukum
Nabire, 26 Juni 2026 – Wakil Ketua DPD Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP-RI) Provinsi Papua Tengah, Samuel Sauwyar, menanggapi beredarnya sebuah video yang menyebut sejumlah nama telah terdaftar dalam Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) BMP-RI Kabupaten Dogiyai.
Pernyataan tersebut disampaikan Samuel saat diwawancarai di salah satu kafe di Nabire, Jumat (26/6/2026).
Samuel mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap SK resmi kepengurusan DPC BMP-RI Kabupaten Dogiyai. Hasilnya, nama-nama yang disebutkan dalam video tersebut tidak tercantum dalam dokumen resmi organisasi.
Menurutnya, informasi yang beredar telah menimbulkan asumsi negatif di tengah masyarakat dan berpotensi mencemarkan nama baik organisasi BMP-RI Papua Tengah.
“Kami sudah melakukan pengecekan terhadap SK resmi DPC BMP-RI Dogiyai, dan nama-nama yang disebutkan dalam video itu tidak ada dalam dokumen kepengurusan,” ujar Samuel.
Atas dasar itu, DPD BMP-RI Papua Tengah meminta pihak yang membuat maupun menyebarkan video tersebut agar segera memberikan klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik.
Samuel menegaskan, apabila permintaan tersebut tidak diindahkan, pihaknya akan mengambil langkah hukum dengan melaporkan pihak terkait atas dugaan pencemaran nama baik organisasi.
Ia menambahkan, BMP-RI merupakan organisasi yang bergerak di bidang sosial dan seluruh aktivitasnya dilaksanakan sesuai tujuan organisasi.
“Organisasi ini hanya merujuk pada kegiatan sosial,” tegas Samuel Sauwyar.
DPD BMP-RI Papua Tengah berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik melalui klarifikasi sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman yang semakin luas di masyarakat.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar