Bermain di stadion Mandala Jayapura, tim Pendatang baru asal serui, Perseru, harus kecewa karena gagal meraup 3 poin setelah ditahan imbang Persela Lamongan tanpa gol, sore tadi (5/2).
Persela sepertinya tidak mau dijadikan santapan lezat Perseru yang sebelumnya menghancurkan Persepam Madura United 4-1. Tanpa banyak melakukan perubahan di komposisi pemain, permainan Persela dan Perseru relatif berimbang dan bergantian memberi ancaman.
Pelatih Perseru Serui Robby Maruanaya, mengaku kecewa atas hasil imbang 0-0 yang didapat saat menjamu Persela Lamongan di Stadion Mandala, Jayapura, Rabu (5/2/2014).
Ia menilai, para pemain tidak bermain sesuai instruksi. Salah satunya adalah Oktovianus Maniani, yang dinilai tidak disiplin selama pertandingan. Menurut Robby, permainan skuat asuhannya sangat berbeda saat meraih kemenangan 4-1 atas Persepam Madura United beberapa hari lalu.
“Saya melihat dia (Oktovianus) menempatkan diri sebagai pemain nasional, jadi mengganggap dirinya pemain hebat. Tapi, bagi saya dia tidak ada apa-apanya dengan pemain lain. Ini menjadi kelemahan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima wartawan, Rabu (5/2/2014).
Selain menyoroti kinerja para pemain yang bermain tidak sesuai instruksi, Robby juga melihat recovery yang sangat minim, sehingga menyebabkan anak-anak asuhannya kelelahan.
“Saya cukup kecewa dengan waktu yang sudah diberikan. Dalam artian, waktu yang singkat ini tidak dimanfaatkan oleh anak-anak untuk istirahat dengan baik,” katanya.
Dengan hasil imbang ini, Perseru Serui berhasil mengoleksi poin empat dari dua kali bertanding.
Mr.Robby biasa to anak2 kita kalau sd punya nama sedikit saja pasti gayanya selangit apalagi main di kampung halaman sendiri banyak bunga2nya biar di bilang hebat hahaha kalau tidak bisa berubah di pecat saja kasihan biaya yg disediakan daerah untuk perseru cukup besar.
samuel wamaer
Mr.Robby biasa to anak2 kita kalau sd punya nama sedikit saja pasti gayanya selangit apalagi main di kampung halaman sendiri banyak bunga2nya biar di bilang hebat hahaha kalau tidak bisa berubah di pecat saja kasihan biaya yg disediakan daerah untuk perseru cukup besar.