Dinsos Papua Tengah Sosialisasikan Peningkatan Partisipasi Perempuan di Bidang Politik Hukum Sosial dan Ekonomi

Nabire, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Tengah menggelar Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Perempuan di Bidang Politik Hukum Sosial dan Ekonomi, bertempat di Aula Makodim 1705/Nabire, Rabu (01/11/2023).
Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari mulai dari tanggal 1 hingga 3 November 2023, diikuti kurang lebih 200-an peserta mama-mama Papua asal kabupaten Nabire.
Acara dibuka oleh Pj.Gubernur Papua Tengah diwakili oleh Ukkas, S.Sos., M.KP, selaku Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, SDM dan Pengembangan Otsus Provinsi Papua Tengah.
Dalam sambutan tertulisnya, Pj.Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, mengatakan, peningkatan kualitas SDM merupakan kunci keberhasilan pembangunan dengan mempertimbangkan keberagaman aspirasi dan cara pandang seluruh kelompok masyarakat.
Pembangunan menuntut partisipasi dan strategi yang mampu menempatkan laki-laki dan perempuan sebagai pelaku pembangunan. Berdasarkan data yang ada yaitu dari jumlah penduduk Indonesia sekitar 237.5 juta jiwa, terdapat jumlah perempuan sebesar 49.9%. Hal ini menunjukkan bahwa di negara kita, perempuan merupakan aset dan potensi bangsa yang dapat memberikan kekuatan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara apabila diberdayakan secara maksimal.
“Hari ini kita di provinsi Papua Tengah memiliki panutan seorang Pemimpin perempuan yaitu Ibu Pj.Gubernur Papua Tengah yang notabene seorang perempuan asli Papua yang pertama menduduki jabatan sebagai Gubernur. Dengan kemampuan yang dimiliki, Ibu Gubernur dipandang cakap dan mampu mengimbangi para Pemimpin laki-laki di Daerah Otonomi Baru (DOB) lainnya. Hal ini menyatakan kepada kita semua bahwa perempuan di Papua Tengah pasti bisa mengambil bagian penting dalam pembangunan di daerah”, kata Pj.Gubernur Papua Tengah dalam sambutan tertulisnya.
Lanjut dikatakan, pembangunan di negara ini membutuhkan peran perempuan baik di bidang politik, hukum, sosial dan ekonomi. Bidang politik adalah fondasi negara kita. Dengan melibatkan perempuan dalam politik, kita memastikan bahwa suara mereka didengar, kepentingan mereka diwakili dan kebijakan yang dihasilkan mencermikan keberagaman masyarakat kita. Perempuan di politik membawa perspektif yang berbeda, menginspirasi perubahan dan membantu membangun masyarakat yang lebih inklusif.
Di bidang hukum, perempuan berperan penting dalam memastikan keadilan dan perlindungan HAM. Dalam peran sebagai Hakim, Pengacara dan Advokat, perempuan telah membuktikan kemampuan mereka untuk memberikan kontribusi berharga dalam memastikan sistem hukum yang adil dan efisien.
Sosial adalah tempat dimana nilai-nilai kemanusiaan diwujudkan. Perempuan berperan penting dalam mempromosikan persatuan, toleransi dan keadilan sosial. Dalam peran sebagai pendidik, pekerja sosial dan aktivis, perempuan telah berjuang untuk perubahan sosial yang lebih baik, mengilhami generasi mendatang.
Di dunia ekonomi, partisipasi perempuan sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Meningkatknya keterlibatan perempuan dalam dunia kerja membawa dampak positif pada produktivitas dan inovasi. Kita harus memastikan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama dalam karir dan peluang bisnis.
Pemerintah provinsi Papua Tengah berharap dari kegiatan ini agar dapat dicapai tujuan peningkatan pengetahuan dan pemahaman yang kritis, penguatan kapasitas organisasi perempuan dan peningkatan kapasitas SDM perempuan di provinsi Papua Tengah, sehingga dapat lahir perempuan-perempuan dari Papua Tengah yang berperan aktif dalam berbagai bidang, baik bidang politik, hukum, sosial maupun ekonomi.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Tengah, Nenu Tabuni, S.Sos, mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan di tiga titik. Pertama di kabupaten Nabire, kedua kabupaten Dogiyai, Deiyai dan Paniai dipusatkan di Paniai dan yang ketiga kabupaten Puncak Jaya, Puncak, dan Mimika dipusatkan di Mimika.
Dikatakan Nenu Tabuni, maksud dan tujuan dari kegiatan ini untuk penguatan representasi perempuan dalam politik, hukum, sosial dan ekonomi. Diharapkan dari kegiatan ini, perempuan Papua berperan penting dalam berbagai aspek kehidupan, untuk membangun sumber daya manusia secara maksimal.
[Nabire.Net/Alsael Bobii]









Leave a Reply