INFO NABIRE
Home » Blog » Dinkes Papua Akan Bentuk Satgas Terapung Di Daerah Pesisir Termasuk Di Nabire

Dinkes Papua Akan Bentuk Satgas Terapung Di Daerah Pesisir Termasuk Di Nabire

(Kepala Dinkes Provinsi Papua, Drg.Aloysius Giay)

Dinas Kesehatan Papua membentuk satuan tugas (Satgas) Terapung yang akan diturunkan untuk menjalankan pelayanan kesehatan di beberapa kabupaten yang berada di wilayah pesisir.

“Kami membentuk satgas yang namanya satgas terapung. Satgas terapung ini akan diturunkan ke kabupaten yang berada di wilayah pesisir pantai,” kata Kepala Dinas Kesehatan Papua drg Aloysius Giyai, di Jayapura.

Aloysius menjelaskan bahwa satuan tugas terapung ini dibentuk untuk menambah satgas kaki telanjang yang dibentuk sejak 2014 lalu dan diturunkan ke sembilan kabupaten di Papua.

“Sebelumnya Dinkes membentuk satgas kaki telanjang dan diturunkan ke sembilan kabupaten di wilayah pegunungan Papua yakni di 17 Puskesmas,” katanya.

Sembilan kabupaten tersebut diantaranya Kabupaten Nabire, Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Deyai, Kabupaten Paniai, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Lanny Jaya, Kabupaten Yalimo, dan Kabupaten Yahukimo,” ujarnya.

Dia mengatakan, ada empat kabupaten yang menjadi fokus satgas terapung, dan pembentukan satgas terapung itu menjangkau daerah yang kesehatannya bermasalah.

“Ada beberapa daerah yang menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Papua, yakni Kabupaten Nduga dan Kabupaten Yahukimo menjadi persoalan pelik masalah kesehatan. Untuk itu, dua daerah tersebut diterjunkan tiga tim masing-masing daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Lesman Tabuni mengatakan satgas terapung itu akan diturunkan di empat kabupaten yang berada di wilayah pesisir pantai.

Lanjut dia, keempat kabupaten tersebut yakni Kabupaten Asmat, Kabupaten Asmat, Kabupaten Waropen, Kabupaten Nabire, dan Kabupaten Jayapura.

Dia menambahkan, dengan penambahan satgas terapung jumlah personil satuan tugas kesehatan yang diturunkan oleh Dinas Kesehatan Papua bertambah menjadi 156 orang dari jumlah sebelumnya 96 orang.

“Sebelumnya jumlahnya ada 96 orang tetapi yang bertugas dilapangan sebanyak 83 orang, kemudian jumlahnya bertambah menjadi 156 orang,” ujarnya.

(Antara/Anwar.Maga)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.