INFO PAPUA
Home » Blog » Dewan Adat Meepago Himbau Semua Komponen Cegah Masuknya Corona di Dogiyai

Dewan Adat Meepago Himbau Semua Komponen Cegah Masuknya Corona di Dogiyai

(Dewan Adat Meepago kabupaten Dogiyai)

Dogiyai – Sekretaris Dewan Adat Meepago kabupaten Dogiyai, Alexander Pakage, meminta kepada semua komponen yang ada di Dogiyai, baik pemerintah, DPRD, TNI/Polri dan masyarakat agar berperan mencegah masuknya virus corona di kabupaten Dogiyai.

Hal itu disampaikan Alexander Pakage, senin (16/03). Dikatakan Pakage, perlu ada upaya dari semua pihak secara serius sehingga virus corona tidak sampai masuk ke kabupaten Dogiyai.

Beberapa upaya yang diungkapkan Alexander Pakage diantaranya meminta Pemkab Dogiyai menghentikan semua perjalanan dinas keluar Dogiyai maupun keluar Papua, baik perjalanan dinas dari kantor, pengusaha, hingga tour rohani.

Kepada pegawai yang sudah terlanjur melakukan perjalanan dinas keluar Dogiyai dan Papua, agar jangan langsung pulang ke Dogiyai, tapi dikarantina dulu selama 14 hari.

Selain itu, seluruh kegiatan dari pusat seperti sosialisasi, bimtek, rakor, rekon dan lain sebagainya, agar dihentikan sementara.

Sementara dana untuk perjalanan dinas bisa dialihfungsikan ke pengadaan alat deteksi virus corona (Covid-19) dan memperbaiki sistem pelayanan medis dalam penanganan virus corona.

Dana tersebut juga bisa digunakan untuk memperbanyak dan membagi brosur, stiker, video dan baleho untuk langgkah langkah pencegahan kepada masyarakat.

Sementara untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya terbuka dan mengumpulkan banyak orang, agar bisa dihentikan. Contohnya seperti musrenbang, rapat dan sejenisnya.

Sementara bagi warga Dogiyai, diminta untuk tidak keluar ke Nabire, Timika, apalagi ke luar Papua hingga beberapa bulan kedepan. Agar menahan diri di kampung dan distrik masing-masing dan hidupkan tungku api di masing-masing keluarganya dan kampungnya masing-masing.

Warga juga diminta untuk tidak mendatangi tempat keramaian seperti pasar, tempat togel, dan lain sebagainya.

Masyarakat juga diminta melakukan pencegahan dengan menjaga kebersihan dan kesehatan seperti yang diinstruksikan pemerintah pusat maupun WHO.

emua masyarakat harus ikuti cara pencegahan yang di berikan oleh beberapa pihak baik dari WHO maupun dari Pemeeintah Pusat yang brosulnya tersebar lewat media sosial WA dan

“Penyakit ini juga tidak memilih-milih dia ini Bupati, DPR, laki laki, perempuan, besar, kecil, terhomat, hina, pejabat, masyarakat biasa, tapi semua bisa kena. Oleh karena itu perlu kerjasama yang baik dalam penanganannya”, pungkas Alexander Pakage.

[Nabire.Net/John Magai]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.