INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Dekranasda Deiyai Tiba di Makassar, Siap Promosikan Kerajinan Lokal pada HUT ke-46 Dekranas 2026

Dekranasda Deiyai Tiba di Makassar, Siap Promosikan Kerajinan Lokal pada HUT ke-46 Dekranas 2026

(Dekranasda Deiyai Tiba di Makassar, Siap Promosikan Kerajinan Lokal pada HUT ke-46 Dekranas 2026)
(Dekranasda Deiyai Tiba di Makassar, Siap Promosikan Kerajinan Lokal pada HUT ke-46 Dekranas 2026)

Nabire, 8 Juli 2026 – Rombongan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Deiyai tiba di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Selasa (7/7/2026), untuk mengikuti rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas). Kehadiran rombongan dari Kabupaten Deiyai menjadi bagian dari partisipasi daerah dalam agenda nasional yang mempertemukan pelaku industri kerajinan dari seluruh Indonesia guna memperkuat promosi produk lokal, memperluas jejaring kerja sama, serta mendorong pengembangan ekonomi kreatif.

Setibanya di Makassar, rombongan Dekranasda Kabupaten Deiyai disambut hangat oleh panitia pelaksana HUT ke-46 Dekranas. Suasana penyambutan berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan dengan nuansa budaya khas masyarakat Sulawesi Selatan yang menggambarkan keramahan tuan rumah kepada para peserta yang datang dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.

Kehadiran Dekranasda Kabupaten Deiyai dalam peringatan HUT Dekranas tahun ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan sektor kerajinan dan ekonomi kreatif. Melalui ajang berskala nasional tersebut, Deiyai berupaya memperkenalkan beragam produk kerajinan unggulan yang mencerminkan kekayaan budaya, kreativitas, dan identitas masyarakat setempat.

Selain menjadi sarana promosi, keikutsertaan dalam HUT Dekranas juga diharapkan mampu membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun mitra pemasaran dari berbagai daerah. Dengan demikian, produk-produk kerajinan khas Deiyai memiliki kesempatan lebih besar untuk menembus pasar nasional bahkan internasional.

Ketua Dekranasda Kabupaten Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, S.KM, mengatakan bahwa keikutsertaan Deiyai dalam HUT ke-46 Dekranas merupakan kesempatan strategis untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus meningkatkan daya saing produk kerajinan lokal.

“Kehadiran kami dalam HUT Dekranas tahun ini merupakan bentuk komitmen untuk terus mendorong pengembangan kerajinan lokal dan ekonomi kreatif masyarakat Deiyai. Kami berharap melalui kegiatan ini, produk-produk unggulan daerah semakin dikenal luas dan mampu membuka peluang kerja sama serta pemasaran yang lebih besar bagi para perajin,” ujar Fransina.

Menurutnya, promosi di tingkat nasional menjadi langkah penting dalam memperluas akses pasar bagi para perajin. Dengan semakin dikenalnya hasil karya masyarakat Deiyai, peluang peningkatan pendapatan pelaku UMKM dan industri kreatif di daerah diharapkan semakin terbuka.

Pada HUT ke-46 Dekranas Tahun 2026, Dekranasda Kabupaten Deiyai akan menampilkan berbagai produk kerajinan khas daerah yang menjadi identitas budaya masyarakat. Beragam hasil karya tersebut diharapkan mampu menarik perhatian pengunjung, pembeli, maupun calon mitra usaha yang hadir selama penyelenggaraan kegiatan.

Peringatan HUT Dekranas tahun ini mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia.” Tema tersebut mencerminkan semangat untuk mendorong pengembangan industri kerajinan yang berkelanjutan, inovatif, memiliki daya saing tinggi, sekaligus mampu menembus pasar global tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.

Berbagai agenda telah disiapkan panitia selama pelaksanaan kegiatan di Kota Makassar. Selain pameran produk kerajinan unggulan dari seluruh Indonesia, kegiatan juga akan diisi dengan promosi UMKM, pertunjukan seni budaya, forum pembinaan bagi pelaku usaha kerajinan, hingga diskusi mengenai strategi pengembangan industri kreatif daerah.

Forum tersebut menjadi wadah penting bagi para pengurus Dekranas dan Dekranasda untuk saling bertukar pengalaman mengenai pengelolaan organisasi, peningkatan kualitas produk, inovasi desain, hingga strategi pemasaran berbasis digital. Melalui pertukaran pengalaman tersebut, setiap daerah diharapkan memperoleh inspirasi baru dalam mengembangkan potensi kerajinan masing-masing.

Bagi Kabupaten Deiyai, momentum HUT Dekranas tidak hanya dimaknai sebagai ajang pameran produk, tetapi juga kesempatan untuk membangun jejaring yang lebih luas dengan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi dengan pemerintah daerah lain, dunia usaha, maupun komunitas ekonomi kreatif dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal.

Keikutsertaan dalam kegiatan nasional seperti ini juga memberikan dampak positif bagi para perajin. Mereka memperoleh kesempatan memperkenalkan hasil karya secara langsung kepada pasar yang lebih luas, memahami tren produk kerajinan yang sedang berkembang, serta mempelajari inovasi yang diterapkan daerah lain dalam meningkatkan kualitas produksi.

Dalam jangka panjang, pengalaman tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas produk kerajinan khas Deiyai sehingga semakin kompetitif di pasar nasional. Tidak hanya mengandalkan nilai budaya, produk lokal juga dituntut memiliki kualitas, desain, dan kemasan yang mampu memenuhi kebutuhan konsumen modern.

Bagi masyarakat Deiyai, keikutsertaan Dekranasda dalam HUT ke-46 Dekranas menjadi kebanggaan tersendiri karena memberikan ruang bagi budaya dan karya masyarakat untuk dikenal lebih luas. Semakin besar perhatian terhadap produk lokal, semakin terbuka pula peluang peningkatan kesejahteraan para perajin dan pelaku UMKM yang selama ini menjadi bagian penting dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap momentum ini menjadi awal lahirnya berbagai kerja sama baru yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Dukungan promosi yang lebih luas diharapkan dapat meningkatkan nilai jual produk kerajinan sekaligus memperkuat identitas budaya Deiyai di tingkat nasional.

HUT ke-46 Dekranas Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung di Kota Makassar dan menjadi salah satu agenda nasional yang mempertemukan pengurus Dekranas, Dekranasda, pelaku UMKM, perajin, serta berbagai pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia. Melalui kegiatan ini, diharapkan industri kerajinan nasional semakin berkembang, memberikan manfaat bagi para pelaku usaha di daerah, sekaligus memperkuat posisi produk kerajinan Indonesia di pasar yang lebih luas.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

flyer tribal baru
previous arrow
next arrow