INFO OLAHRAGA
Home » Blog » Cuma Bisa Tahan Imbang PSM Makassar Di Kandang Sendiri, Persipura Puncaki Klasemen ISL Wilayah Timur

Cuma Bisa Tahan Imbang PSM Makassar Di Kandang Sendiri, Persipura Puncaki Klasemen ISL Wilayah Timur

 persipura

Gol Bio Pauline menyelamatkan tuan rumah Persipura saat menjamu PSM pada Sabtu, 19 April 2014 pada laga yang berakhir dengan skor 1-1. Bermain di kandang sendiri Stadion Mandala, Mutiara Hitam kembali harus menuai hasil seri. Namun, mereka kini sukses memimpin Klasemen ISL wilayah timur walaupun pon dan selsih gol Persipura sama dengan Mitra Kukar.

Setelah empat hari lalu menerkam Persebaya Surabaya, pelatih Jacksen F. Tiago menargetkan tiga angka saat menjamu PSM yang menjalani Tur Papua. Persipura mengandalkan kolektivitas, tapi mereka kedodoran di menit enam. Sebuah serangan balik cemerlang berakhir dengan gol Abdul Abanda Rahman ke gawang Yoo Jae Hoon.

Tertinggal, tuan rumah berusaha tampil lebih agresif. Dominasi mereka bisa diredam skuat Rudi Keltjes yang kali ini tampil prima di lini belakang. Malah, PSM nyaris menggandakan kedudukan pada menit 32 jika Yoo Jae Hoon tidak sigap. Dua kesempatan Boaz Solossa yang melesat di ujung babak pertama tidak mengubah keadaan.

Dead lock kemudian terbuka pada menit 47. Ketika itu Bio memanfaatkan umpan Feri Pahabol. Namun, upaya Mutiara Hitam membalikkan keadaan sempat terhenti. Tendangan bebas Boaz Solossa dan Emanuel Wanggai mentah.

Untuk menambah daya gedor serangan, Jacksen F. Tiago melepaskan Titus Bonai dan Izaac Wanggai. Malah PSM yang nyaris unggul kembali jika Yoo Jae Hoon tidak sigap menghalau tembakan M. Rahmat di menit 63. Persipura kembali berusaha mencari gol kedua. Namun hingga peluit panjang ditiupkan wasit, tidak ada gol tambahan.

Skor imbang 1-1 ini membuat Persipura tertahan. Namun, mereka kini sejajar dengan Mitra Kukar. Kedua tim sama-sama mengumpulkan 13 poin dan setara pula dalam urusan memasukkan-kemasukan: mencetak 11 gol dan terbobol 6 kali.

Gol: Feri Pahabol ’47/ Abdul Abanda Rahman ’6

PERSIPURA: Yoo Jae Hoon, Fakdawer, Bio Paulin, Tinus Pae, Ruben Sanadi, Emanuel Wanggai, Nelson Alom, Feri Pahabol (Izaac Wanggai ’72), Lukas Mandowen (Titus Bonai ’62), Foday Boakay (Ricky Kayame ’80), Boaz Solossa

PSM: Markus, HendraWijaya (Ardan Aras ’80), Abanda (Qifly Tamarah ’35), Zainuddin, Agung Prasetya, Ponaryo, Syamsul Chaeruddin, Rasyid Bakri (Kurniawan Karman ’55), Boman Bi Aime, Pugliara, Rahma

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.