Capai 7007 Kasus Per 31 Juni 2018, Kasus HIV/AIDS Di Nabire Masih Tertinggi Di Papua

Secara kumulatif, kasus HIV/AIDS di kabupaten Nabire hingga bulan Juni tahun 2018 dari data Dinas Kesehatan Provinsi Papua per 31 Juni 2018, mencapai 7007 kasus, atau naik 507 kasus dari sebelumnya 6500 kasus pada bulan Mei 2018. Data ini sekaligus menempatkan kabupaten Nabire di urutan pertama se-provinsi Papua dengan jumlah kasus HIV/AIDS tertinggi.
Sedangkan untuk Provinsi Papua sendiri hingga akhir Juni tahun 2018, jumlah kasus HIV/AIDS dari 29 kabupaten/kota se-Papua menembus 37991 kasus atau naik 5728 kasus dari sebelumnya 35000 kasus pada bulan Mei 2018.

Tingginya kasus HIV/AIDS di Nabire selain karena kabupaten Nabire menjadi kabupaten rujukan dari beberapa kabupaten lain di wilayah Meepago dalam pemeriksaan kasus HIV/AIDS, juga dikarenakan perilaku hidup tidak sehat seperti melakukan seks bebas berganti-ganti pasangan.
Disamping itu, petugas kesehatan dan pelayanan kesehatan yang ada di Nabire, semakin giat untuk melakukan deteksi pemeriksaan HIV/AIDS sehingga semakin banyak kasus HIV/AIDS yang ditemukan.
Hal tersebut juga diakui oleh anggota Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) kabupaten Nabire, Muhammad Syukur, kepada Nabire.Net, rabu siang (15/08) melalui pesan singkat.
Selain itu, Muhammad Syukur juga mengomentari tingginya Korelasi Infeksi kasus TB-HIV. Menurutnya hal ini perlu mendapat perhatian serius, lebih khusus untuk kasus TB, apalagi jika TB-nya sudah Multi Drug Resistency (MDR).
Sementara ketika disinggung mengenai kegiatan KPA Nabire di semester kedua tahun 2018, Muhammad Syukur menjelaskan, pihaknya masih menunggu pendanaan tahap kedua dari APBD untuk pelaksanaan kegiatan.
[Nabire.Net]


Leave a Reply