INFO NABIRE
Home » Blog » Bupati Nabire Ingatkan ASN: Bekerja Bukan Hanya Datang dan Isi Absensi

Bupati Nabire Ingatkan ASN: Bekerja Bukan Hanya Datang dan Isi Absensi

(Bupati Nabire Ingatkan ASN: Bekerja Bukan Hanya Datang dan Isi Absensi)
(Bupati Nabire Ingatkan ASN: Bekerja Bukan Hanya Datang dan Isi Absensi)

Nabire, Bupati Nabire Mesak Magai meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire memperkuat kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan, keberadaan ASN di kantor tidak boleh berhenti pada pemenuhan kewajiban absensi, tetapi harus diwujudkan melalui pekerjaan dan pelayanan yang nyata.

Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati Nabire yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire Yulianus Passang saat apel gabungan awal Oktober 2026 di halaman Kantor Bupati Nabire, Senin (5/10/2026).

Apel Bukan Sekadar Rutinitas

Dalam sambutannya, Bupati menempatkan apel gabungan sebagai bagian dari evaluasi kedisiplinan dan kesiapan aparatur dalam menjalankan roda pemerintahan.

Kehadiran tepat waktu, mengikuti apel, melaksanakan pekerjaan sesuai tugas, serta menyelesaikan tanggung jawab menjadi sejumlah indikator yang mencerminkan komitmen ASN terhadap pekerjaannya.

Sebaliknya, keterlambatan, ketidakhadiran tanpa alasan yang jelas, hingga meninggalkan kantor ketika jam kerja masih berlangsung dinilai perlu menjadi perhatian pimpinan perangkat daerah.

Bupati bahkan meminta setiap kepala organisasi perangkat daerah (OPD) memahami kondisi pegawai yang berada di bawah tanggung jawabnya.

“Jangan sampai pimpinan tidak mengetahui kondisi pegawainya sendiri,” demikian penegasan dalam sambutan tersebut.

Kedisiplinan Dikaitkan dengan Evaluasi TPP

Perhatian terhadap disiplin ASN juga dikaitkan dengan evaluasi pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Bupati mengingatkan agar aspek kehadiran dan kinerja diperhatikan sesuai aturan yang berlaku.

Pesannya, aparatur yang menjalankan tugas dengan baik perlu memperoleh penilaian berdasarkan kinerja, sementara persoalan kedisiplinan dan pelaksanaan tanggung jawab harus menjadi bahan evaluasi.

Pemerintah Kabupaten Nabire membutuhkan aparatur yang tidak hanya tertib secara administratif, tetapi juga mampu menghasilkan pekerjaan yang berdampak terhadap kualitas pelayanan publik.

Karena itu, kepala OPD diminta aktif melakukan pengawasan sekaligus pembinaan terhadap pegawai yang dinilai belum menjalankan tugas secara optimal.

Oktober Jadi Waktu Evaluasi

Momentum awal Oktober juga dimanfaatkan Pemkab Nabire untuk mendorong evaluasi pekerjaan di masing-masing perangkat daerah.

Setiap OPD diharapkan melihat kembali program yang sudah berjalan, pekerjaan yang belum terselesaikan, berbagai kendala, serta langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki pelaksanaan tugas.

Evaluasi tersebut diharapkan tidak hanya dilakukan menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah mendorong peninjauan kinerja secara berkala sehingga permasalahan dapat diketahui lebih cepat dan segera ditindaklanjuti.

Pelayanan Masyarakat Jadi Ukuran

Penekanan terhadap disiplin ASN pada akhirnya diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Nabire.

Status sebagai aparatur pemerintah membawa tanggung jawab untuk memberikan pelayanan secara profesional, berintegritas, dan sesuai tugas masing-masing.

Dengan evaluasi dan pengawasan yang lebih konsisten, Pemkab Nabire berharap budaya kerja ASN semakin baik. Aparatur juga diharapkan memahami bahwa kedisiplinan bukan semata-mata persoalan kehadiran, melainkan bagian dari tanggung jawab dalam menjalankan amanah sebagai pelayan publik.

[Nabire.Net/Musa Boma]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.