INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Bupati Melkianus Mote: Penanganan Stunting Harus Sinergi Semua Pihak

Bupati Melkianus Mote: Penanganan Stunting Harus Sinergi Semua Pihak

Deiyai, 29 September 2025 – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Deiyai menggelar Rapat Koordinasi bersama Tim Pendamping Keluarga dari 67 kampung se-Kabupaten Deiyai, Senin (29/09). Pertemuan yang berlangsung di Aula Pertemuan DP3AKB, Waghete, ini berfokus pada penanganan isu stunting pada ibu hamil serta bayi balita dan batita.

Acara dibuka langsung oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan sinergitas dan kolaborasi dari seluruh pihak, baik pemerintah daerah, tim pendamping, maupun masyarakat.

Kepala DP3AKB Kabupaten Deiyai, Robby Bobi, S.Sos, berharap kerja sama yang erat antara dinas dan tim pendamping keluarga dapat memberikan dampak nyata bagi kesehatan ibu dan anak di 67 kampung. Ia juga menekankan pentingnya penggunaan aplikasi untuk memastikan data lapangan yang akurat.

Sementara itu, Bupati Mote menyoroti perlunya keseriusan semua pihak dalam menangani stunting. “Kami tidak mau hanya taruh-taruh nama saja. Pas ada acara baru ada, atau pas ada uang baru kerja, itu saya tidak mau,” tegasnya.

(Bupati Melkianus Mote: Penanganan Stunting Harus Sinergi Semua Pihak)

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya mengaktifkan Posyandu di tingkat desa sebagai garda terdepan penanganan stunting.

“Nanti penanganan stunting kita mulai dari situ. Jadi kita keroyok sama-sama. Desa juga aktif, dinas-dinas juga aktif. Tidak ada lagi bilang ini hanya urusan kesehatan atau pendidikan,” ungkapnya.

Dengan komitmen lintas sektor dan sinergitas yang kuat, Bupati Mote berharap upaya penanganan stunting di Kabupaten Deiyai dapat berjalan lebih efektif, sehingga mampu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan generasi penerus.

[Nabire.Net]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.