INFO PAPUA
Home » Blog » Bupati Meki Nawipa : Pemda Paniai Tak Pernah Dapat Keuntungan Dari Pertambangan di Baya Biru

Bupati Meki Nawipa : Pemda Paniai Tak Pernah Dapat Keuntungan Dari Pertambangan di Baya Biru

Pertambangan Baya Biru Paniai
(Bupati Meki Nawipa : Pemda Paniai Tak Pernah Dapat Keuntungan Dari Pertambangan di Baya Biru)

Paniai, Bupati Paniai, Meki Nawipa menegaskan, pemkab Paniai selama ini tidak pernah mendapatkan keuntungan atau benefit satupun dari pertambangan di Distrik Baya Biru.

Hal itu disampaikan Meki Nawipa saat diwawancarai Selasa (22/03/22).

(Baca Juga : TPNPB-OPM Serang dan Bakar Camp Barak 45 dan 81 Baya Biru Paniai Papua)

Dikatakan Meki Nawipa, pihak-pihak yang selama ini mendapatkan keuntungan dari pertambangan di Baya Biru yang harus bernegosiasi menyelesaikan persoalan tersebut dengan kelompok yang melakukan pembakaran.

“Pemda Paniai tidak mendapatkan keuntungan atau benefit satupun. Saya meminta atas nama pemda Paniai khususnya masyarakat Baya Biru, agar pihak-pihak yang selama ini mendapatkan benefit dari Baya Biru, silahkan bernegosiasi dengan kelompok-kelompok yang melakukan pembakaran, dan selesaikan,” tegas Bupati.

(Baca Juga : TPNPB-OPM Pimpinan Lewis Kogoya Mengaku Bertanggung Jawab atas Penyerangan di Baya Biru Paniai)

Kata Bupati, kelompok-kelompok yang mendapatkan keuntungan dari pertambangan Baya Biru ini bukan hanya mengambil hasil, tetapi mereka juga bertanggung jawab untuk menyelesaikan semua masalah.

“Silahkan negosiasi, karena orang Paniai tidak dapat apa-apa dari masyarakat ini,” kata Bupati Meki Nawipa.

Lanjut Meki Nawipa, “tolong bantu kalau sudah mendapatkan sesuatu dari hasil bumi di Baya Biru. Silahkan bernegosiasi dengan pihak-pihak di Baya Biru untuk menyelesaikannya,” ujar Meki Nawipa.

Sementara untuk rumah masyarakat Mee, Wolani, Lani serta penambang yang ada di Baya Biru, pemda Paniai akan mengevaluasi hal tersebut setelah kondisi membaik.

“Kita akan kirim Kepala Desa ke Baya Biru untuk bernegosiasi dengan orang-orang yang selama ini mengambil keuntungan,” lanjutnya.

Bupati Meki Nawipa sendiri menyesalkan terjadinya pembakaran rumah masyarakat, rumah guru dan rumah tenaga medis.

“Kami menyesal dengan kejadian itu, kami kecewa, orang-orang yang melakukan kejahatan terhadap orang-orang yang tidak berdaya. Tetapi kami mengucap syukur karena tidak ada korban dalam insiden itu. Puji Tuhan karena sekolah dan gereja tidak dibakar,” ujar Bupati Paniai.

Di tempay yang sama, Kepala Distrik Baya Biru, Isak Pakopa mengatakan, insiden pembakaran di Baya Biru mengakibatkan 20 rumah terbakar, diantaranya perumahan guru, perumahan medis dan puskesmas pembantu.

Sementara untuk rumah masyarakat pribumi dan non pribumi, pihaknya sedang menunggu informasi dari Kepala Suku di 99, dan selanjutnya pihaknya akan turun ke lapangan sesuai instruksi Bupati untuk mendata.

[Nabire.Net]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.