INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Bupati Deiyai Letakkan Batu Pertama Asrama SMPTK YPPGI, Cetak Intelektual Meepago

Bupati Deiyai Letakkan Batu Pertama Asrama SMPTK YPPGI, Cetak Intelektual Meepago

(Bupati Deiyai Letakkan Batu Pertama Asrama SMPTK YPPGI, Cetak Intelektual Meepago)
(Bupati Deiyai Letakkan Batu Pertama Asrama SMPTK YPPGI, Cetak Intelektual Meepago)

Deiyai, Pemerintah Kabupaten Deiyai terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Papua Tengah. Komitmen tersebut ditandai dengan dimulainya pembangunan Asrama SMP Theologi Kristen (SMPTK) YPPGI Baida Troutman Gakokebo melalui prosesi peletakan batu pertama yang dipimpin langsung oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST., pada Selasa (4/8/2026), di Kampung Gakokebo, Distrik Tigi Barat.

Pembangunan fasilitas asrama ini diharapkan mampu memberikan dukungan bagi proses belajar mengajar sekaligus menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih baik bagi para siswa. Keberadaan asrama juga dinilai penting mengingat banyak peserta didik berasal dari wilayah yang berjauhan dengan lokasi sekolah.

Acara peletakan batu pertama dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, di antaranya Asisten I, Asisten II, dan Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Deiyai, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh gereja, Ketua Klasis Tigi Utara, Pembina Klasis Tigi Utara, pihak sekolah, para pekerja proyek, hingga siswa-siswi SMPTK YPPGI Baida Troutman Gakokebo.

Turut hadir pula perwakilan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah yang terdiri atas unsur Pokja Agama, Pokja Perempuan, Pokja Adat, serta Dewan Kehormatan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan di Kabupaten Deiyai.

Pembangunan Dilaksanakan dalam Dua Tahap

Dalam sambutannya, Bupati Melkianus Mote menyampaikan bahwa pembangunan asrama merupakan investasi jangka panjang bagi dunia pendidikan di Kabupaten Deiyai. Menurutnya, fasilitas tersebut akan menjadi penunjang penting dalam mencetak generasi muda yang memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter yang kuat.

“Saya melakukan peletakan batu pertama. Saya berharap, dengan dibangunnya asrama ini, kami bisa mencetak para intelektual dari negerinya para intelektual Meepago di Provinsi Papua Tengah ini,” ujar Melkianus Mote.

Ia menjelaskan bahwa proyek pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap agar proses pengerjaannya dapat berjalan maksimal. Pada tahap pertama, pemerintah akan menyelesaikan pembangunan struktur utama bangunan. Selanjutnya, tahap kedua yang direncanakan pada tahun depan akan difokuskan pada pekerjaan penyelesaian akhir atau finishing.

“Jadi, tahap pertama ini kita akan membangun struktur bawah. Ada dua bangunan dan pembangunannya dilaksanakan dalam dua tahapan. Tahapan pertama adalah pembangunan struktur, sedangkan pada tahun depan akan dilakukan pekerjaan finishing. Saya berharap tahun depan adik-adik sudah bisa tinggal,” katanya.

Sekolah Bersejarah bagi Perkembangan Gereja Kingmi

Prosesi peletakan batu pertama turut didampingi para asisten Setda, perwakilan MRP Papua Tengah, Ketua Klasis Tigi Utara, serta Kepala Sekolah SMPTK YPPGI Baida Troutman Gakokebo.

Pada kesempatan itu, Ketua Klasis Tigi Utara, Pdt. Wempi Agapa, S.Th., mengungkapkan bahwa SMPTK YPPGI Baida Troutman Gakokebo merupakan salah satu lembaga pendidikan yang memiliki sejarah panjang dalam mencetak sumber daya manusia, khususnya bagi pelayanan Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua.

Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut telah melahirkan banyak lulusan yang berkiprah tidak hanya di bidang pelayanan gereja, tetapi juga dalam berbagai sektor pembangunan.

“Ini adalah sekolah dengan sejarah yang panjang. Perkembangan Gereja Kingmi hari ini merupakan buah dari sekolah ini. Tidak hanya di bidang teologi, tetapi juga di berbagai bidang lainnya,” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai yang telah memberikan perhatian terhadap pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Deiyai yang telah, sedang, dan akan membangun asrama ini. Tuhan Yesus selalu memberkati,” tambahnya.

Kepala Sekolah Apresiasi Dukungan Pemerintah

Ucapan terima kasih juga disampaikan Kepala Sekolah SMPTK YPPGI Baida Troutman Gakokebo, Pelipus Iyai. Ia menilai pembangunan asrama akan memberikan manfaat besar bagi peserta didik, terutama dalam menunjang aktivitas belajar dan pembinaan karakter.

Pandangan serupa disampaikan Pembina Klasis Tigi Utara, Pdt. Kornelis Pekei, S.Th. Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap pembangunan fasilitas pendidikan menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Deiyai.

Dengan tersedianya asrama, para siswa nantinya diharapkan dapat mengikuti proses pendidikan secara lebih optimal tanpa terkendala persoalan tempat tinggal.

Bupati Minta Proyek Diselesaikan Tepat Waktu

Selain meresmikan dimulainya pembangunan, Bupati Deiyai juga memberikan arahan kepada kepala tukang dan penanggung jawab proyek agar seluruh pekerjaan dilakukan secara profesional, bertanggung jawab, serta sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Ia menegaskan pentingnya menjaga kualitas bangunan sehingga asrama dapat digunakan dalam jangka panjang untuk mendukung kegiatan pendidikan.

Menanggapi arahan tersebut, kepala tukang menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan pembangunan sesuai target sehingga pada tahun depan fasilitas tersebut sudah dapat ditempati oleh para siswa.

Dorong Kemajuan Pendidikan di Deiyai

Pembangunan asrama ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Deiyai dalam memperkuat infrastruktur pendidikan, khususnya bagi sekolah-sekolah berbasis keagamaan yang selama ini berkontribusi dalam mencetak generasi muda Papua.

Kehadiran unsur pemerintah, MRP Papua Tengah, tokoh gereja, tenaga pendidik, pekerja proyek, hingga para siswa dalam kegiatan tersebut mencerminkan semangat kolaborasi untuk memajukan dunia pendidikan.

Dengan dimulainya pembangunan Asrama SMPTK YPPGI Baida Troutman Gakokebo, masyarakat berharap fasilitas tersebut dapat segera rampung sesuai target sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi peserta didik, memperkuat pembinaan karakter, sekaligus melahirkan generasi intelektual Meepago yang siap berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Deiyai maupun Provinsi Papua Tengah di masa mendatang.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.