INFO NABIRE
Home » Blog » BPS Nabire Catat Inflasi Tahunan di Kabupaten Nabire 5.42% di Januari 2024

BPS Nabire Catat Inflasi Tahunan di Kabupaten Nabire 5.42% di Januari 2024

(BPS Nabire Catat Inflasi Tahunan di Kabupaten Nabire 5.42% di Januari 2024)

Nabire, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nabire melaporkan inflasi tahunan di Kabupaten Nabire mencapai 5.42% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) di bulan Januari 2024 sebesar 108,73, naik dari 103,14 pada Januari 2023.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nabire, Bowo Budi Sumanto, SE., dalam jumpa pers di ruang rapat Kantor BPS Nabire, yang membahas angka perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) kabupaten Nabire bulan Januari 2024, Kamis (01/02/2024).

Kepala BPS Nabire, Bowo Budi mengatakan, berdasarkan kelompok pengeluaran inflasi tahunan terbesar terjadi pada kelompok makanan minuman dan tembakau sebesar 8,44%, sementara inflasi terendah untuk inflasi tahun ke tahun terjadi pada kelompok pendidikan yaitu sebesar 0.54%. Demikian juga untuk inflasi tahun ke tahun terjadi pada kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan yakni sebesar 0.75% pada Januari 2024.

Indeks Harga Konsumen (IHK) secara umum di kabupaten Nabire year on year mengalami inflasi sebesar 5.42%. Sedangkan untuk month on month terjadi inflasi sebesar 0.09% jika dilihat perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Januari 2024 berdasarkan pemantauan BPS Kabupaten Nabire.

Jika dilihat, inflasi month on month pada tahun kalender perbandingan bulan Januari 2024 terhadap Januari 2023 sedangkan pada tahun kalender itu Januari dibandingkan dengan Desember tahun 2023 maka inflasi tertinggi month on month terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yaitu sebesar 0.19%.

Demikian juga untuk inflasi tahun kalender, terbesar adalah kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yaitu sebesar 0.19%. Sedangkan inflasi terbesar di kelompok perawatan informasi, komunikasi dan jasa keuangan, baik dari inflasi month on month maupun tahun kalender yaitu 0.19%.

Dari 11 kelompok komoditi, ada 10 kelompok yang memberikan andil atau sumbangan inflasi, sementara itu ada satu kelompok memberikan andil atau sumbangan inflasi untuk komoditas penyumbang inflasi terbesar pada bulan Januari 2024 tercatat, antara lain komoditas tomat, bawang merah, kacang panjang, bawang putih, dan ikan mumar.

Pada komoditas tomat, kenaikan harga disebabkan oleh kurangnya stok di pasaran dikarenakan petani lokal belum memasuki panen serta akibat kiriman yang berasal dari luar Nabire belum datang.

Sedangkan pada kelompok bawang merah dan putih terjadi kenaikan harga yang disebabkan oleh pengiriman komoditas dari luar yang belum tiba, tingkat permintaan bawang yang cukup tinggi di pasaran dan tidak adanya petani lokal.

Pada komoditas kacang panjang, kenaikan harga naik karena belum memasuki musim panen. Sedangkan untuk komoditas ikan mumar, kenaikan harga disebabkan hasil tangkapan ikan yang relatif sedikit.

Untuk komoditas penyumbang tertinggi inflasi di bulan Januari 2024 ditinjau secara year on year, tercatat pada 3 kelompok yaitu :

  1. Kelompok komoditas makanan, minuman dan tembakau

  2. Komoditas perumahahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga

  3. Komoditas perawatan pribadi dan jasa lainnya

Adapun dari komoditas makanan, minuman dan tembakau memiliki andil sebesar 3,66% dengan komoditas menyumbang tertinggi yaitu cabe rawit, beras, tomat, bawang putih. Sedangkan untuk komoditas perumahan, air listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan andil sebesar 0,53% dengan komoditas penyumbang tertinggi yaitu tukang mandor, kontrak rumah, cat tembok dan semen.

Sedangkan untuk Kelompok komoditas perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan andil sebesar 0,33% dengan komoditas penyumbang tertinggi yaitu sabun mandi, parfum, shampo dan tisu.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]



Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.