BMKG: Gempa M4,8 Guncang Manokwari Papua Barat, Tidak Berpotensi Tsunami
Manokwari, 4 Juni 2026 – Wilayah Manokwari, Papua Barat, diguncang gempa bumi tektonik pada Kamis (4/6/2026) pukul 13.37.29 WIT. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki magnitudo M4,8 dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
BMKG menjelaskan bahwa episenter gempa berada pada koordinat 0,80° LS dan 133,32° BT, tepatnya di darat sekitar 30 kilometer timur laut Kebar, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, dengan kedalaman 19 kilometer.
Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah V Jayapura, Yustus Rumakiek, mengatakan gempa yang terjadi merupakan gempa dangkal yang diduga dipicu oleh aktivitas Sesar Sorong.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” jelasnya dalam keterangan resmi.
Getaran gempa dirasakan masyarakat di wilayah Manokwari dengan intensitas II-III MMI. Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk besar yang sedang melintas.
Hingga laporan ini disampaikan, belum terdapat laporan kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut. BMKG juga menyebutkan bahwa hingga pukul 14.10 WIT belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan akibat gempa serta memastikan kondisi bangunan aman sebelum kembali masuk ke dalam rumah.
Masyarakat diharapkan selalu mengikuti informasi resmi yang disampaikan BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.Meta Deskripsi SEO
Gempa bumi M4,8 mengguncang Manokwari, Papua Barat, Kamis (4/6/2026). BMKG memastikan gempa akibat aktivitas Sesar Sorong ini tidak berpotensi tsunami dan belum menimbulkan kerusakan.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar