Asap Tebal Selimuti Deiyai, Dinkes Imbau Warga Waspadai ISPA
Deiyai, Kondisi udara di Waghete dan sejumlah wilayah Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, menjadi perhatian Dinas Kesehatan setempat setelah asap tebal dilaporkan menyelimuti kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat diminta membatasi aktivitas di luar ruangan dan meningkatkan perlindungan diri untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, khususnya pada saluran pernapasan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, S.KM., M.KM., mengatakan paparan asap dalam kondisi cukup pekat dapat meningkatkan risiko munculnya keluhan pernapasan. Karena itu, masyarakat diminta tidak menganggap sepele perubahan kualitas udara yang terjadi saat ini.
“Masyarakat kami imbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi asap cukup tebal. Jika harus beraktivitas di luar rumah, gunakan masker dengan baik. Perbanyak minum air putih dan jaga kondisi tubuh,” ujar Fransina kepada media ini melalui sambungan seluler, Selasa (6/10/2026) siang.
Kelompok Rentan Diminta Mendapat Perhatian
Dinas Kesehatan menilai dampak paparan asap tidak selalu sama bagi setiap orang. Bayi, anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, serta warga yang memiliki asma atau penyakit pernapasan lainnya menjadi kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.
Keluarga diminta memantau kondisi anggota rumah tangga, terutama apabila mulai muncul gejala yang berhubungan dengan gangguan saluran pernapasan.
Keluhan seperti batuk, pilek, tenggorokan terasa sakit, mata perih, sakit kepala hingga sesak napas tidak dianjurkan untuk diabaikan. Masyarakat yang mengalami gejala tersebut diminta segera mendatangi Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.
“Apabila mengalami keluhan seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, mata perih, sakit kepala atau sesak napas, segera datang ke Puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan,” kata Fransina.
Dinkes Deiyai Siapkan Pembagian Masker
Sebagai bentuk respons terhadap kondisi udara tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai berkoordinasi dengan Puskesmas untuk menyiapkan pembagian masker kepada masyarakat.
Selain perlindungan berupa masker, layanan pemeriksaan dan pengobatan bagi warga yang mengalami keluhan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) juga direncanakan tersedia di sejumlah lokasi di Waghete.
Fransina menjelaskan, teknis pelaksanaan, termasuk lokasi dan waktu pelayanan, masih dalam tahap koordinasi antara Dinas Kesehatan, penanggung jawab program ISPA dan jajaran Puskesmas. Informasi mengenai pelayanan tersebut akan disampaikan kepada masyarakat setelah persiapannya selesai.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat akses warga terhadap pelayanan kesehatan, terutama bagi mereka yang mulai mengalami gangguan akibat paparan asap.
Warga Diminta Tidak Menambah Polusi Udara
Selain meminta masyarakat melindungi kesehatan masing-masing, Dinas Kesehatan juga mengajak warga ikut mengurangi sumber pencemaran udara selama kondisi asap masih terjadi.
Masyarakat diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran sampah, lahan, maupun kegiatan lain yang berpotensi memperburuk kualitas udara.
“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah, lahan, maupun aktivitas lain yang dapat menambah pencemaran udara,” tegas Fransina.
Menurutnya, upaya menjaga kondisi lingkungan membutuhkan keterlibatan masyarakat. Terlebih, dampak udara yang tercemar dapat lebih dirasakan oleh kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
“Mari kita saling menjaga, terutama anak-anak, orang tua dan keluarga kita, agar tetap sehat selama kondisi asap berlangsung,” pesannya.
Kondisi Asap Masih Menjadi Perhatian
Kondisi asap yang menyelimuti Waghete dan sejumlah wilayah Deiyai menjadi bagian dari situasi kualitas udara di kawasan Meepago dalam beberapa waktu terakhir. Masyarakat diminta tetap mengikuti informasi dari pemerintah dan fasilitas pelayanan kesehatan setempat.
Sembari menunggu kondisi udara membaik, warga dianjurkan mengurangi paparan asap, menggunakan masker ketika harus berada di luar rumah, menjaga asupan cairan, serta segera mencari pertolongan medis jika mengalami gangguan kesehatan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai juga akan menyampaikan informasi lebih lanjut terkait jadwal dan lokasi pembagian masker maupun pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar