Menoken di Tabi Akan Dilaksanakan Dari Tanggal 11-18 Maret 2021

Nabire, Menoken adalah tindakan merajut tindakan dan membangun wadah untuk menyambungkan komunitas, produk, pengetahuan, dan solidaritas. Menoken yaitu membagikan pengetahuan dan apa yang dimilikinya, dan menggali apapun yang bisa dipelajari dan dikembangkan bersama. Menoken adalah merayakan pengetahuan, keindahan, karya dan kreativitas dalam kebersamaan dan solidaritas.
Dengan demikian menoken ini ingin didasarkan sepenuhnya pada filosofi noken itu sendiri, yaitu kasih kerahiman, rajutan solidaritas, kekuatan dalam kelenturan, kedayagunaan, keterbukaan, memelihara kehidupan.
Kegiatan Menoken adalah kegiatan yang selalu bersifat informal, fleksibel, mengutamakan persahabatan, berkumpul, kemping, memasak dan makan bersama, bertukar cerita dan pengetahuan, menyanyi dan menari dan menikmati seni budaya bersama-sama, menjalin semangat dan solidaritas.
(Baca Juga :Â Noken Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Yang Perlu Dijaga Kelestariannya)
Penoken adalah semua orang yang terlibat, berbagi pengetahuan dan kegembiraan, saling mendukung dalam kasih. Menoken di Tabi ini sepenuhnya dikelola dan dimiliki bersama-sama oleh berbagai komunitas penoken, termasuk di antaranya: Samdhana Institute, Jungle Chef Papua, Klub Pecinta Alam KIPAS, Forum Tour Guide Papua, FOKKER LSM Papua, Komunitas Tuli Jayapura, dan berbagai komunitas dan organisasi lain di Jayapura.
Demikian pula pembiayaannya sepenuhnya adalah swadaya dan berdasarkan semangat solidaritas itu sendiri, dimana dukungan dari berbagai pihak baik berupa dana, tenaga, bahan pangan, peralatan, dan lain-lain adalah gotong royong dari berbagai organisasi dan komunitas. Menoken di Tabi akan dilakukan dengan tanggal dan tempat tentatif sebagai berikut:
11 Maret di Bukit Yotoro, Danau Sentani • Pembukaan (diharapkan oleh Bupati Jayapura dan para Ondoafi) • Budaya menoken di Masyarakat Waibu • Kemping di Bukit Yotoro
12 Maret di Bukit Yotoro, Danau Sentani • Eksplorasi dan ekowisata Bukit Yotoro, Trip pulau dan teluk • Menoken tentang kerajinan lokal • Kemping di Bukit Yotoro
13 Maret di Abar dan Hobong, Danau Sentani • Perspektif budaya dan kerajinan gerabah dan kulit kayu • Sekolah Adat • Taman Baca • Kemping di Hobong
14 Maret di Asei dan Rumah Bakau • Menoken tentang sampah dan hutan bakau • Tentang Hutan Perempuan • Kemping di Asei
15 Maret di Hiroshi • Menoken tentang wisata alam • Tentang kopi dan coklat • Tentang anak muda dan kecintaan pada alam • Kemping di Hiroshi
16 Maret di Rhepang Muaif • Tentang ekowisata, burung cendrawasih • Tentang pelestarian hutan • Tentang makanan tradisional • Kemping di Rhepang Muaif
17 Maret di Sentani • Perayaan Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Nusantara • Peluncuran buku oleh GTMA • Tentang masyarakat adat, kekayaan dan kekuatannya • Tentang Noken sebagai sumbangan Papua untuk Nusantara • Kemping di Rhepang Muaif
18 Maret kembali ke Sentani
[Nabire.Net/Hari Suroto]
Tinggalkan Komentar