News & Info
Home » Blog » Persidangan Terdakwa Penjualan ABG Dari Manado Ke Nabire

Persidangan Terdakwa Penjualan ABG Dari Manado Ke Nabire

11

Pada lanjutan kasus persidangan terdakwa penjualan ABG dari Manado ke Nabire Senin pagi tadi (9/9), keinginan bekerja sebagai ladies café di Nabire, Papua, seperti yang diberitakan Nabire.Net disini, ternyata menjadi keinginan sendiri dari dua korban trafficking, Mawar dan Melati (bukan nama sebenarnya). Ini diungkap terdakwa BNP alias Brigita (29).

“Mawar dan Melati yang ingin ikut dengan saya ke Nabire, katanya mereka mau jalan-jalan,” tutur terdakwa dihadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Manado dalam sidang, Kamis (05/09) kemarin.

Alasan ingin jalan-jalan itulah, sehingga pada 20 Februari 2013, kedua korban menyusul dirinya untuk bekerja di sana. “Kan mereka yang datang sendiri, untuk itu saya kaget ketika polisi menangkap saya,” katanya di hadapan hakim Novrry Oroh SH, Verra Linda Lihawa SH MH, Djainuddin Karanggusi SH MH, dan Panitera Pengganti Deitje Wior SH.

Hanya saja, bantahan terdakwa yang menolak mengajak kedua korban ke Nabire disinyalir kuat hanya menjadi akal-akalan dari Brigita untuk lepas dari dakwaan penuntut umum. Sebab, justru yang terungkap dalam persidangan, biaya tiket berangkat ke Nabire dikirim langsung oleh Brigita yang ditransfer ke Rahayu Tumiwa sebesar Rp 2 Juta, dimana Rp 600 ribu diberikan ke masing-masing korban, sisanya diberikan kepada orangtua terdakwa.

Bahkan menurut pengakuan Mawar, ia dan Melati diiming-imingi gaji Rp 300 perbulan, dan tip Rp 25 ribu perjam setiap menemani tamu sekaligus premi Rp 5000 untuk setiap botol yang dipesan tamu.

Karena itulah, sehingga Jaksa Penuntut Umum (JPU) Petrus Sumelang SH tetap mendakwakan Brigita melakukan trafficking hingga diancam pidana Pasal 2 Ayat (1) Undang-undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, dan kedua Pasal 10 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.