Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Kingmi Pos PI Tunas Harapan Kalibobo

Nabire – Gereja Kemah Injil (Kingmi) Sinode di Tanah Papua, Pos Pekabaran Injil Tunas Harapan Kalibobo, melaksanakan acara peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja baru, kamis (28/11).
Acara diawali ibadah singkat dipimpin Ketua Koordinator GKIP Wilayah Teluk Cendrawasih Papua, Pdt. Yahya Tenouye, S.Th.
Sementara tema ibadah yaitu ‘Berubah Menjadi Kuat’, dan sub tema ‘ Tuhan Berkata Sekarang Mataku, Telingaku, dan Hatiku ada disini, didalam rumahku sepanjang masa” (2 Tawarikh 7:15-16).
Usai Ibadah singkat, dilanjutkan dengan peletakan batu pertama dipimpin langsung oleh Ketua Kordinator GKIP Wilayah Teluk Cenderawasih Papua Pdt.Yahya Tenouye,S.Th.

Peletakan batu pertama ditandai dengan ucapan “Dalam Nama Bapa, Anak dan Roh Kudus, batu yang besar atas disusun dan dirapikan oleh batu yang kecil, dalam Nama Bapa Saya taruh batu ini”, kata Pdt.Yahya Tenouye,S.Th.
Sementara itu, berdasarkan keterangan dari Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja, Deki Degei,SE.M.Si, pembangunan Gedung Gereja ini ditargetkan selesai dalam 2 tahun, sehingga jemaat maupun badan pengurus Gereja yang ada perlu menjaga kebersamaan selama pembangunan berlangsung.
“Kita harus semangat terus dalam meningkatkan pembangunan gereja dengan partisipasi Jemaat Klasis Nabire, badan Pengurus Wilayah dan Donator yang ada baik swasta maupun Pihak Pemerintah Daerah”, katanya.
Di tempat yang sama, Pelayan Tuhan Pos Pi Tunas Harapan Kalibobo Nabire, Pdt.Obet Obaipa,S.Th menegaskan bahwa gereja ini awal mula berdirinya pada tanggal 23 April 2017 dengan jumlah jemaat tujuh Kepala Keluarga.
“Namun pada hari ini kita letakkan batu pertama pembangunan gedung gereja baru dengan jumlah jemaat 140 orang, sehingga Puji Tuhan, semua bisa terjadi karena rencana Tuhan”, tuturnya.
Peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja tersebut dihadiri oleh Ketua Koordinator Wilayah Teluk Cenderawasih Papua Klasis Nabire, Klasis Wanggar dan tamu undangan jemaat lainnya”.
[Nabire.Net/Jhon Piyaiyepai Magai]





Tinggalkan Komentar