INFO NABIRE
Home » Blog » Pak Kapolda Papua, Tolong Berantas Perjudian Di Nabire

Pak Kapolda Papua, Tolong Berantas Perjudian Di Nabire

(Aktivitas Perjudian di Belakang Taman Laut Oyehe Nabire)

Nabire – Maraknya perjudian dalam berbagai bentuk yang ada di kabupaten Nabire seakan sudah menjadi hal yang biasa dan terkesan dibiarkan. Perjudian seperti togel roulette maupun dadu terlihat seperti aktivitas sehari-hari yang ramai dikunjungi warga.

Perjudian jenis ini bisa dijumpai setiap hari di belakang Taman Laut Oyehe maupun di tempat lainnya di Nabire seperti di depan RSUD Siriwini Nabire. Aktivitas perjudian tersebut terang-terangan dilakukan tanpa ada rasa takut. Dan hal ini sudah berlangsung sangat lama tanpa ada ketegasan dari berbagai pihak yang berkepentingan.

(Baca Juga : Judi Togel Di Taman Laut Oyehe & Judi Kartu Di Ruko Depan RSUD Nabire Marak, Ini Tanggapan Kasat Reskrim Polres Nabire)

Miris memang, saat berbagai pihak gencar menyuarakan pemberantasan penyakit masyarakat seperti judi dan miras, namun aktivitas perjudian malah semakin menjamur dengan subur di Nabire.

(Baca Juga : Sempat Sepi Beberapa Malam Karena Takut Digerebek, Arena Judi Depan RSUD Nabire Muncul Lagi)

Dibiarkannya perjudian di belakang Taman Laut Oyehe Nabire yang berada di pusat kota Nabire menjadi tanda tanya besar bagi warga Nabire. Ada apa dan mengapa perjudian tersebut terkesan dibiarkan dan tidak ditangkap pelakunya serta disterilkan dari arena perjudian ?

Apakah ada pihak-pihak tertentu yang sengaja membiarkan hal ini terjadi ? Ataukah perjudian di lokasi ini meningkatkan Pendapatan Asli Daerah sehingga sengaja dibiarkan ?

(Baca Juga : Video : Intip Aktivitas Perjudian Di Belakang Taman Laut Oyehe Nabire)

(Aktivitas Perjudian di Belakang Taman Laut Oyehe Nabire)

Lalu apa fungsi pemerintah daerah dan aparat Kepolisian jika hal tersebut tak mampu ditangani selamanya ? Selama ini hal-hal seperti ini hanya terkesan sementara saja ditertibkan, namun ketika muncul kembali, hanya dibiarkan saja.

Mengapa pemerintah daerah dan pihak kepolisian tidak menangkap siapa dalang dari aktivitas perjudian di belakang Taman Laut Oyehe dan tempat lainnya di Nabire ?

Nabire.Net pernah meminta tanggapan Kapolres Nabire terkait maraknya aktivitas perjudian di Nabire.

Dijelaskan Kapolres Nabire, AKBP Sonny Marisi Nugroho Tampubolon S.IK, persoalan judi merupakan tanggung jawab kita bersama. Polres Nabire tidak akan bisa maksimal dalam memberantas serta melakukan penindakan hukum yang bersifat represif tanpa didukung oleh komponen masyarakat di Nabire.

(Baca Juga : Ini Tanggapan Kapolres Nabire Terkait Masih Maraknya Perjudian Di Nabire)

Lebih lanjut Kapolres Nabire menjelaskan, selama ini Polres Nabire telah berupaya melakukan aksi dengan metode pendekatan hukum, namun sampai saat ini upaya tersebut belum maksimal. Oleh karena itu perlu juga dilakukan pendekatan sosial yang lain guna memberi penyadaran kepada para pelaku perjudian di Nabire.

“Sampai saat ini, sudah banyak yang kita tindak, namun belum maksimal sesuai harapan. Oleh karena itu Polres Nabire mengajak seluruh komponen masyarakat di Nabire baik Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan lain sebagainya beserta unsur pemerintah untuk bersama-sama melakukan pendekatan sosial dan pendekatan lainnya yang bisa menyadarkan para pelaku bahwa perbuatannya telah merugikan dirinya sendiri dan merugikan orang lain”, tandas Kapolres.

(Aktivitas Perjudian di Belakang Taman Laut Oyehe Nabire)

Pemerintah dan pihak keamanan harusnya memberantas hingga tuntas aksi perjudian dari tingkat atas hingga bawah. Jika ada pihak-pihak yang membackup aksi perjudian tersebut maka hal ini menjadi tugas penyidik untuk melakukan penyelidikan dan membongkar hal tersebut.

Pemerintah kabupaten Nabire sendiri pernah mengutarakan akan memberantas peredaran miras dan perjudian di Nabire yang semakin marak.

Hal itu dikatakan orang nomor 1 di Nabire, Isaias Douw S.Sos M.Ap pada tahun 2016 lalu. Dikatakan Bupati, persoalan miras dan judi sudah menjadi hal yang serius di daerah ini, selain itu banyak media dan warga masyarakat yang menyoroti persoalan tersebut, dan menganggap TNI/Polri serta pemerintah tidak mampu menyelesaikan persoalan ini.

Namun sepertinya apa yang diutarakan orang nomor 1 di Nabire ini terlihat seperti wacana saja tanpa ada tindak lanjut.

Jika persoalan penyakit masyarakat seperti judi, miras, dan hal-hal lainnya tak bisa ditangani pemerintah kabupaten Nabire dan pihak keamanan di Nabire, maka Kapolda Papua perlu turun tangan mengatasi persoalan ini.

Oleh karena itu diharapkan kepada Kapolda Papua yang baru, Irjen Pol Rudolf Rodja, agar segera menuntaskan persoalan judi di Nabire yang terkesan berlarut-larut penyelesaiannya.

Disamping persoalan judi, Kapolda Papua juga diminta untuk menertibkan peredaran dan perdagangan miras di Nabire yang juga sangat meresahkan warga Nabire.

[Nabire.Net]



Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.