INFO PAPUA
Home » Blog » Musrenbang Otsus Papua Wilayah Adat Meepago & Saireri Digelar Selama 2 Hari Di Biak

Musrenbang Otsus Papua Wilayah Adat Meepago & Saireri Digelar Selama 2 Hari Di Biak

Pejabat Sementara Bupati Biak Numfor, Besem Gombo, mewakili Pejabat Gubernur Papua, membuka secara resmi pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan Otonomi Khusus Papua untuk wilayah adat Meepago dan Saireri, rabu 30 Mei 2018, di Hotel Asana Biak.

Pejabat Gubernur Papua dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Besem Gombo menegaskan agar para Bupati dan SKP di setiap kabupaten/kota di Papua untuk memberi perhatian khusus kepada target imunisasi dasar lengkap 0-9 bulan dan dilanjutkan dengan imunisasi booster, mengingat Papua masih berada jauh dari target nasional yakni 68,7% ; 85% kabupaten/kota harus mencapai 80% guna mendukung komitmen Pemerintah Indonesia untuk eliminasi campak di tahun 2020.

Sementara di tempat yang sama, Kepala Bappeda Provinsi Papua DR. Muhamad Mozaad mengatakan, ada banyak pendapat tentang otsus bahkan ada yang tidak tahu otsus tapi bicara otsus. Otsus digambarkan seperti uang yang turun ke Papua tapi perubahan tidak terjadi apalagi kalau ada kasus-kasus di Papua seperti kasus Asmat kemarin, karena Papua ada di urutan ke-34 se-Indonesia untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kecuali indikator pengangguran terbuka di mana Papua melampaui rata-rata nasional.

Lebih lanjut Mozaad mengakui selama ini Pemerintah Provinsi Papua kesulitan mengimplementasikan kebijakan khusus orang asli Papua karena sistem penganggaran dan perencanaan sama secara nasional melalui musrenbang mulai dari tingkat kampung, distrik/kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi.

Oleh karena itu, Majelis Rakyat Papua (MRP) sebagai lembaga kultural perwakilan masyarakat asli Papua menyiapkan haru segera menyiapkan peraturan daerah khusus (perdasus) yang mengatur tentang perencanaan kontekstual, sebagai payung hukum dalam pemberdayaan orang asli Papua.

Musyawarah Rencana Pembangunan Otonomi Khusus Papua untuk wilayah adat Meepago dan Saireri menghadirkan Bappeda, SKPD, mitra kerja pembangunan daerah, unsur masyarakat, serta nara sumber dari Kemendagri, Bappenas, DPRP, MRP bersama sejumlah koordinator wilayah adat.

Pembukaan Musrenbang ditandai dengan pemukulan tifa oleh Pejabat Sementara Bupati Biak Numfor, Besem Gombo, didampingi Bupati Nabire, Isaias Douw S.Sos M.AP, Bupati Supiori, serta  Narasumber.

Acara dilanjutkan foto bersama unsur forkompinda dari kabupaten/kota Se-Papua, di mana seluruh kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin Pdt. Yohanes Kbarek.

Musrenbang Otsus mengusung tema “Pemantapan Kualitas Hidup Orang Asli Papua Yang Berkeadilan”.

[Nabire.Net]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.