INFO PAPUA
Home » Blog » Pemilik Ulayat Ancam Putuskan Jaringan & Palang Lokasi Tower Telkomsel Deiyai Awal Februari 2018 Jika Pembayaran Belum Dituntaskan

Pemilik Ulayat Ancam Putuskan Jaringan & Palang Lokasi Tower Telkomsel Deiyai Awal Februari 2018 Jika Pembayaran Belum Dituntaskan

(Tower Telkomsel di Timipotu Deiyai)

Belum tuntas membayar lokasi pembangunan Tower (BTS) selama 8 tahun, warga pemilik ulayat di daerah Timipotu, Waghete, Distrik Tigi, kabupaten Deiyai, mengancam akan melakukan pemalangan tower milik PT. Telkomsel tersebut.

Pemilik ulayat tanah, Yulianus Mote S.I.Kom kepada Nabire.Net menjelaskan, bahwa pihaknya belum mendapat pembayaran lokasi pembangunan Tower Telkomsel dari pemerintah kabupaten Deiyai sejak tahun 2011.

“Delapan tahun belum ada pembayaran lokasi telkomsel ini, tahun demi tahun kami masukan ajukan permohonan namun belum ada tanggapan yang jelas oleh pemerintah daerah. Sejak 2011 sampai 2018 ini belum ada pembayaran lokasi ini,” ungkap Yulianus Mote S.I.Kom, sabtu 27 Januari 2018.

Yulianus memaparkan, jika tidak ada respon dari pemerintah kabupaten Deiyai terkait hal ini maka lokasi tower operator Telkomsel tersebut akan diputuskan jaringannya dan akan dipalang awal Februari 2018.

“Yang jelas tanggal 1 Februari 2018, Telkomsel Deiyai tidak akan beroperasi lagi sampai ada jawaban dari pemerintah Daerah Kabupaten Deiyai terkait pembayaran lokasi tower,” kata Yulianus.

Selain Yulianus, warga Timipotu lainnya, Amos Mote, membenarkan apa yang dikatakan Yulianus.

“Kami hanya terima uang doa saja sebesar 75 juta, itu diberikan tanpa ada penandatanganan kwitansi bahkan berita acara”, papar Amos.

Lebih lanjut Amos menjelaskan bahwa uang 75 juta tersebut diberikan pada malam hari seperti tidak resmi dan mirip pembayaran utang.

[Nabire.Net]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.