Panwaslu Nabire Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilih Pemula
Panwaslu Kabupaten Nabire menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif pemilih pemula dalam rangka menyambut gelaran pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Propinsi Papua Tahun 2018, Kamis (30/11/2017), bertempat di Aula Hotel Karya Papua Nabire.
Hadir dalam kesempatan itu ketua Panwaslu Kabupaten Nabire Adriana Sahempa, S.Pak didampingi dua orang Komisioner Panwaslu Kabupaten Nabire, para pelajar yang terdiri dari Siswa Siswi SMA, SMK dan Mahasiswa se Kabupaten Nabire
Dalam sambutannya Ketua Panwaslu Nabire Adriana Sahempa menyampaikan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada para siswa-siswi pemilih pemula terkait pengawasan pemilu, topiknya adalah pemilih pemula, jadi lebih awal siswa-siswi disini akan mengenal seperti apa sih pemilu itu, seperti apa sih pengawasan pemilu itu, paling tidak lebih awal mereka akan lebih memahami mekanisme penyelenggaraan pemilu.
“Kegiatan sosialisasi pemilih pemula ini merupakan program Panwas Kabupaten Nabire dimana kami selaku pengawas pemilu ingin menshare ilmu berkaitan dengan kepemiluan karena pada tahun 2018 nanti kita akan memasuki tahun pemilu dan khusus di Papua akan diselenggarakan Pemililhan Gubernur dan Wakil Gubernur. Disamping itu juga kami ingin mengenalkan kepada siswa-siswi disini terkait tugas-tugas kami sebagai pengawas pemilu,” ujarnya.
Usai sambutan dari Ketua Panwaslu Kabupaten Nabire acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi sosialisasi pengawasan partisipatif oleh narasumber Ketua Panwaslu Kabupaten Nabire, Adriana Sahempa.
“Adik-adikku sekalian yang sudah mempunyai hak pilih anda berada di 14 juta penduduk di Indonesia yang memiliki hak pilih. Pemilih pemula ini juga merupakan kalangan muda yang baru pertama kali menggunakan hak pilihnya pada Pemilukada, contohnya mungkin dia sudah berusia 17 tahun tapi di daerah nya belum ada pilkada maka ketika sudah berusia 21 atau 22 tahun barulah disitu dia gunakan hak pilihnya. Pemilih potensial sangat potensial menentukan pemimpin yang akan terpilih,” ujar Adriana.
Hal lain disampaikan bagamaina menjadi pemilih yang cerdas, dengan melihat vigur calon kepala daerah dan sebagainya.
Usai pemaparan materi dari Narasumber, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh para siswa-siswi dan mahasiswa yang hadir dalam kegiatan sosialisasi. Kegiatan sosialisasi kemudian ditutup oleh ketua Panwaslu Kabupaten Nabire Adriana Sahempa, sebelum acara ditutup, Adriana Sahempa sempat berpesan kepada siswa-siswi.
“Pastikan adik-adik nanti terdaftar di TPS mengingat pentingnya suara adik adik nantinya dalam menentukan pemimpin Propinsi Papua kedepannya”, pungkas Adriana.
(RRINabire/Arnold.S)



Leave a Reply