Puskesmas Kimi & Puskesmas Samabusa Raih Prestasi Dalam Kegiatan Pelatihan & Pendampingan Penyusunan SOP Non-Teknis AKI/AKB & Malaria Se-Papua
Layanan kesehatan dasar bagi masyarakat disediakan pemerintah melalui Puskesmas. Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dasar ini dibutuhkan Standar Operation Procedure (SOP) yang mengatur tata laksana pelayanan kesehatan di Puskesmas. Dengan adanya SOP layanan non-teknis, diharapkan ibu dan bayi serta masyarakat yang mengakses layanan kesehatan dasar di Puskesmas dapat terlayani secara efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan mereka. Adanya SOP juga dapat mengukur kinerja puskesmas dalam memberikan layanan kesehatan tersebut.
Untuk melatih staf medis Puskesmas dan mendorong penerapan SOP Layanan Non-teknis maka Dinas Kesehatan Provinsi Papua bekerjasama dengan program Kompak Bakti Landasan II mengadakan Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan SOP Non-Teknis AKI/AKB dan Malaria yang berlangsung selama 5 hari sejak 11-15 July 2017 dan bertempat di Hotel Horison Jayapura Provinsi Papua.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule Sp.OG(K) atas nama pemerintah Provinsi Papua, dan diikuti oleh 120 orang tenaga medis/staf dari Puskesmas, Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan Dinas Kesehatan dari 6 kabupaten (Kabupaten Jayapura, Nabire, Asmat, Boven Digoel, Waropen dan Lanny Jaya).
Diharapkan melalui pelatihan ini akan tersedia modul dan SOP untuk pelayanan non-teknis sektor kesehatan ibu dan anak serta malaria yang dapat membantu menyumbangkan penurunan angka kasus kematian pada ibu dan bayi serta menurunkan angka kasus malaria di daerah yang didampingi oleh Kompak Bakti Landasan II di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Dalam kegiatan ini, kabupaten Nabire mengutus perwakilan yang berasal dari Dinas Kesehatan Nabire dan 3 Puskesmas masing-masing Puskesmas Kimi, Puskesmas Samabusa dan Puskesmas Moora.

Dalam kegiatan ini, kabupaten Nabire berhasil meraih prestasi melalui Puskesmas Kimi dan Puskesmas Samabusa. Puskesmas Kimi meraih nilai terbaik dalam Pre-Test maupun Post Test, selain itu Puskesmas Kimi dan Puskesmas Samabusa berhasil meraih presentasi SOP terbaik dalam kegiatan ini.
Hal tersebut dituturkan dr. Anita Tonapa selaku perwakilan dari Puskesmas Kimi, kepada Nabire.Net, minggu pagi (16/7).
Kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan SOP Non-Teknis AKI/AKB dan Malaria ini didukung oleh Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia melalui KOMPAK (Kemitraan Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan), terselenggara atas kerjasama Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kesehatan Provinsi dan Program LANDASAN II.
[Nabire.Net]



Leave a Reply