Ojek Nabire Baru Pertanyakan Legalitas Ojek Merpati Putih

Badan Pengurus Koperasi Serba Usaha Ojek Nabire Baru (ONB) helm biru, mempertanyakan legalitas keberadaan Koperasi Serba Usaha Ojek Merpati Putih (OMP).
Keraguan tersebut dibicarakan dalam Rapat Konsultasi bersama badan pengurus inti Ojek Nabire Baru, yang digelar baru-baru ini di Oyehe Nabire yang dipimpin Ketua LMA Wilayah II Saireri-Kabupaten Nabire, Sokrates Sayori.
Pada rapat tersebut, ONB meragukan legalitas Koperasi Serba Usaha Ojek Merpati Putih seperti bukti kepemilikian surat ijin trayek jasa angkutan roda dua.
Menurut Sokrates Sayori, ONB sudah memiliki akta pendirian yang sah Nomor 06/KSU-ONB/V/2005 tanggal 29 Juni 2005.
Kemudian juga sudah mengantongi surat ijin dari Bupati Nabire Nomor : 503-5/1634/KPTSP/2005 tanggal 26 Agustus 2005 Tentang Izin Gangguan, Surat Ijin Tempat Usaha (SITU) Nomor : 503-5/1577/IX/2015 tanggal 7 September 2015.
Sehingga pihak ONB meminta ketegasan dari Dinas Perhubungan Darat melalui surat KSU ONB bernomor 001/KSU-ONB/IX/2016, yang ditandatangani Ketua KSU ONB, Malik Djumati, sekretaris, Semuel Suruan, dan mengetahui Ketua LMA Wilayah II Saireri-Kabupaten Nabire, Sokrates Sayori.
(PPN/Ros)





Tinggalkan Komentar